Sabtu, 17 November 2018 10:31 WIB
pmk

Hukum

Penyidik Polisi Evaluasi Keterangan Saksi Kasus Ratna Sarumpaet

Redaktur: Darul Fatah

KASUS HOAX: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono memberikan keterangan terkait kasus kebohongan Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya, Jakarta.

INDOPOS.CO.ID - Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya tengah mengevaluasi pemeriksaan keterangan saksi-saksi dalam kasus penyebaran berita bohong (hoax) atas tersangka Ratna Sarumpaet. Bila hasil evaluasi menyatakan keterangan sudah cukup, penyidik akan melakukan pemberkasan perkara.

"Hari ini, penyidik lagi evaluasi semua keterangan saksi dan kita tuangkan ke BAP (berita acara pemeriksaan). Barang bukti, keterangan tersangka, semua kita cek lagi, apakah masih ada keterangan saksi yang kita butuhkan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Menurut Argo, penyidik akan merampungkan pemberkasaan perkara Ratna Sarumpaet. Sejauh ini, hasil evaluasi pemeriksaan saksi sudah cukup. Tapi bila belum cukup, pihaknya akan melalukan kembali pemeriksaan terhadap saksi.

"Kita tunggu saja dari penyidik apa? setelah Pak Dahnil Anzhar, ada saksi yang lain, kita akan agendakan kembali kalau ada. Kalau misalnya sudah dirasa cukup, ya sudah," beber Argo.  

Sebelumnya, penyidik telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi, antara lain Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Presiden KSPI Said Iqbal, Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang, dan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzhar Simanjutak.

Ratna Sarumpaet disangkakan Pasal 14 Undang Undang Nomor 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang Undang ITE terkait penyebaran hoax penganiayaan.

Atas perbuatanya, Ratna terancam 10 tahun penjara. Ratna juga terancam pasal 14 UU Nomor 1/1946. Pasal ini menyangkut kebohongan Ratna yang menciptakan keonaran. (dan)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #hoax #ratna-sarumpaet #polda-metro-jaya 

Berita Terkait

Kaum Muda Diminta Tak Sebar Hoax

Nasional

Hoax Emak Mirip India

Headline

IKLAN