Dishub DKI Ancam Potong Dana PSO

INDOPOS.CO.ID – Maraknya kecelakaan yang menimpa bus Transjakarta, membuat Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Sigit Widjatmoko gusar. Dia mengancam akan memberikan sanksi kepada PT Transportasi Jakarta selaku  pengelola bus Transjakarta.

Yakni berupa pemotongan dana subsidi public service obligation (PSO). Pada dua triwulan tahun ini, pengelola bus Transjakarta sudah kena penalti pemotongan sekitar Rp 8 miliar dana PSO. Sanksi ini terkait dengan tidak tercapainya target standar pelayanan minimal (SPM) yang ditetapkan DKI, sejumlah kecelakaan dan insiden yang dialami bus Transjakarta.

Baca Juga :

Sigit juga mengatakan, SPM  PT Transportasi Jakarta  diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2017 tentang Standar Pelayanan Minimal Layanan Angkutan Umum Transjakarta.

Aturan itu menyebutkan target pelayanan meliput pelbagai aspek, seperti keamanan, keselamatan, kenyamanan, keterjangkauan, kesetaraan, dan keteraturan.

Baca Juga :

Publik Harus Tahu Pejabat Positif COVID-19

Aspek keamanan yakni identitas kendaraan, tanda pengenal pengemudi dan seragam awak kendaraan.

Lalu jumlah petugas dalam bus, kegelapan kaca film, dan CCTV, kemudian aspek keselamatan yakni jam istirahat pengemudi, kelaikan kendaraan, fasilitas pegangan bagi penumpang berdiri, dan peralatan keselamatan.

Baca Juga :

Sementara aspek kenyamanan yakni lampu penerangan halte, fasilitas penunjang sirkulasi udara halte, petugas kebersihan, dan suhu AC dalam bus, aspek kesetaraan yakni ketersediaan kursi prioritas dan ruang khusus untuk kursi roda dalam bus. (nas)

Komentar telah ditutup.