Kamis, 13 Desember 2018 06:20 WIB

Liga Champions

Real Madrid vs Viktoria Plzen, Malekat Maut bagi Julen

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge

Sergio Ramos. GABRIEL BOUYS/AFP

INDOPOS.CO.ID - Status Real Madrid di Liga Champions memang juara bertahan. Namun, dengan kondisi mereka saat ini, setiap lawan yang dihadapi Los Merengues bak malaikat maut, terutama bagi entrenador Julen Lopetegui. Termasuk melawan Viktoria Plzen pada matchday ketiga fase grup dini hari nanti.

Bagaimana tidak. Posisi pelatih 51 tahun tersebut berada di ujung tanduk pasca tidak pernah menang di lima laga terakhir Real di semua ajang. Terakhir, Los Merengues keok 1-2 dari Levante pada jornada kesembilan La Liga (20/10).

Kondisi eks pelatih timnas Spanyol itu kian tertekan karena tiga poin dini hari nanti pun belum menggaransi statusnya bakal aman. Bahkan, berdasar poling yang dilakukan Marca, 53 persen dari 160 ribu suara menghendaki Lopetegui dipecat sebelum El Clasico digeber (28/10).

Namun, tiga poin dini hari nanti dinilai bisa mengatrol psikis penggawa Real meski tidak signifikan. Ya, mereka juga membutuhkan suntikan moral jelang El Clasico atau semakin hancur pada laga yang nantinya dihelat di Camp Nou itu. Singkat kata, laga dini hari nanti berstatus wajib menang bagi Lopetegui. Sisanya, terserah manajemen.

''Jika Anda mencari pelatih yang menyerah (dengan kondisi saat ini, Red), silakan cari orang lain,'' tegas Lopetegui pada konferensi pers tadi malam. ''Saya tidak bisa memastikan apa pun saat ini. Namun, satu yang pasti, saya tetap berstatus pelatih Real besok (hari ini, Red),'' lanjut mantan pelatih FC Porto itu.

Hanya, Lopetegui memang tidak bisa menutupi bahwa timnya sedang panik. itu terlihat dalam sesi latihan di Valdebebas kemarin. Entah karena frustrasi atau memang sedang lelah, Sergio Ramos kedapatan menendang pemain junior Real yang tidak diketahui identitasnya. Biasanya, sesaat setelah gesekan seperti itu, ada "ritual" wajib seperti bersalaman atau berpelukan. Namun, Ramos enggan melakukannya.

Asumsi bahwa kondisi ruang ganti Real tengah gawat semakin terlihat pada konferensi pers. Dengan kondisi saat ini, Ramos yang berstatus kapten tim seharusnya mendampingi Lopetegui. Namun, tugas itu digantikan Isco.

Namun, ada risiko bagi petinggi Real andai mereka benar-benar memecat Lopetegui pasca-laga dini hari nanti. Ya, tidak ada nama besar yang menggantikannya. Antonio Conte yang dikabarkan jadi target utama presiden Florentino Perez masih berurusan dengan Chelsea terkait uang kompensasi pemecatannya awal musim ini.

Nama Jose Mourinho juga dikaitkan. Kebetulan, situasi Mou bersama Manchester United hampir sama dengan Lopetegui. Namun, dia juga masih harus menyelesaikan tugasnya setidaknya menanti bentrokan kontra Juventus yang digeber bersamaan dengan pertandingan dini hari nanti.

Nah, satu-satunya solusi instan bagi Perez adalah mempromosikan pelatih Castilla Santiago Solari. Tetapi, memilih Solari juga perjudian. Sebab, dengan laga debutnya andai benar-benar jadi suksesor Lopetegui adalah El Clasico, sangat mungkin Solari belum bisa memberikan instruksi dengan cepat dan tepat. Apalagi, tensi dan gengsi El Clasico selalu tinggi. Tekanan bisa semakin parah bagi Real.  ''Itu hal gila (mengganti pelatih saat ini, Red). Sebab, ini (performa buruk Real, Red) bukan hanya tanggung jawab pelatih. Saya masih yakin kami memiliki musim yang hebat,'' ujar Isco. (io)


TOPIK BERITA TERKAIT: #real-madrid 

Berita Terkait

Ikrar Hindari Petaka

Indosport

Noktah Buram El Cholo

Indosport

Selamat Datang Tekanan

Indosport

Indiecito Layak Duduk di Kursi Panas

Indosport

Hanya Mou yang Abaikan Benzema

Total Football

Melilla vs Real Madrid, Dua Pekan untuk Solari

Total Football

IKLAN