Alexa Metrics

Diskotek Old City Ditutup

Diskotek Old City Ditutup

INDOPOS.CO.ID – Razia Badan Narkotika Provinsi (BNP) DKI Jakarta di Diskotek Old City menemukan ekstasi. Sebanyak 52 pengunjung yang di tes urin terbukti positif mengonsumsi narkoba. Kasus pengunjung yang positif mengonsumsi narkoba bukan pertama kalinya terjadi di Diskotek Old City. Pada April lalu, polisi mengamankan seorang pengunjung karena terlibat keributan dengan temannya dan dinyatakan positif narkoba. 

Satpol PP DKI Jakarta menutup sementara Diskotek Old City di Tambora, Jakarta Barat, Senin (22/10). Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko mengatakan, penutupan sementara dilakukan menunggu hasil penyelidikan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta soal adanya dugaan pelanggaran peredaran narkoba di sana.

“Sambil menunggu hasil penyelidikan, ini saya tutup sementara,” ujar Yani di Jakarta, Senin (22/10).

Yani mengatakan, penutupan sementara Diskotek Old City dilakukan untuk mencegah terulangnya kasus serupa. Usai melakukan apel di halaman Balai Kota DKI Jakarta, sejumlah anggota Satpol PP DKI Jakarta langsung bergerak menuju lokasi Diskotek Old City.

Dengan temuan tersebut, Diskotek Old City diduga melanggar Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata.

Ada tiga pelanggaran yang bisa menyebabkan tempat hiburan langsung ditutup tanpa peringatan sekali pun sesuai pergub itu, yakni narkoba, perjudian, dan prostitusi. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta menyelidiki temuan BNNP DKI Jakarta dengan memanggil manajemen Diskotek Old City pada awal pekan ini.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan dengan tegas akan menutup Diskotek Old City jika terbukti dijadikan tempat untuk mengonsumsi narkoba. Hal itu merujuk pada Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata. “Anda sudah tahu persis ada Pergub nomor 18 tahun 2018 begitu ada pelanggaran maka kita langsung ambil tindakan,” katanya.

Berdasarkan Pergub tersebut, menurut Anies, jika di sebuah tempat hiburan ditemukan ada narkoba, judi, prostitusi, hingga perdagangan manusia maka akan segera dilakukan pencabutan izin usaha. “Pencabutan itu langsung kita kirim surat dan kita periksa, itu sudah jadi prosedur rutin saja, tidak ada sesuatu luar biasa,” ujarnya.(nas)



Apa Pendapatmu?