Senin, 19 November 2018 02:37 WIB
pmk

makanmakan

Berbincang dengan Celebrity Cook Malaysia, Puan Sri Shariffa Nisa Bakri

Redaktur: Achmad Sukarno

INOVASI - Selebriti Chef Malaysia, Puan Sri Shariffa Nisa Bakri memperkenalkan sambal yang mengkawinkan selera masyarakat Indonesia dan Malaysia. IWAN TRI WAHYUDI/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Kecintaan akan dunia kuliner membuat nama Puan Sri Shariffa Nisa Bakri semakin diperhitungkan. Tak hanya di Malaysia, namun di Indonesia. Seakan ingin memberikan sesuatu yang baru kepada penggemarnya. Dia memadukan kuliner Malaysia dan Indonesia .

Faqih Fathurrahman, Jakarta.

Siapa yang tak kenal dengan Nisa Bakri. Di dunia kuliner namanya cukup harum. Apalagi di Negara jiran Malaysia. Nisa-sapaan akrabnya,-dikenal sebagai maestro kuliner, dan Celebrity Cook. "Passion saya memang di kuliner," ujarnya, di salah satu hotel, dikawasan Jakarta Barat, Jumat (26/10).

Berbekal beragam kreasi kuliner yang diciptakanya. Namanya pun sebanding dengan Farah Quinn.  Bahkan, profesi sebagai pekerja dibelakang meja sebagai keungan dilepaskannya.  “Dulu saya pernah bekerja bagian finance selama lebih dari 10 tahun. Tapi seperti ada yang kurang dan itu bukan dunia saya,” katanya.

Nisa memutuskan keluar dari pekerjaan menekuni hobi memasaknya. Berbagai masakan ia coba. Dia memadukan bumbu-bumbu agar mendapatkan rasa berbeda dari yang sudah ada. Hasilnya, luar biasa nikmat.

"Saya melihat ada kesamaan rasa antara Malaysia dan Indonesia yakni sama-sama suka dengan sambal. Ternyata banyak yang suka dengan masakan saya dan ingin dibuatkan lagi," tambahnya.

Baginya, dapur merupakan tempat bereksperimen untuk mengkolaborasi bumbu menjadi makanan yang lezat. "Saya memang suka masak, bagi saya di dapur merupakan tempat bereksperimen. Sedih, senang, marah saya masuk kedapur, saya bereksperimen di sana," ujarnya.

Sebuah buku pertama ber judul 'I Am Not A Chef' menjadi bukti akan kemampuanya sebagai chef handal. “Di buku ini saya ingin mengajak perempuan yang tadinya tidak bisa masak, mau belajar memasak. Saya ingin perempuan yang sudah menikah dapat memasak minimal satu masakan untuk suami atau keluarga tercinta," ujarnya.

Istri dari mantan Wakil Kepala Kepolisian Kerajaan Malaysia, Tan Sri Mohd Bakri Mohd Zinin mengatakan akan ada buku ke dua yang berisi 80 resep masakan. Dan rencananya tahun ini juga buku tersebut bisa segera dirilis.

Tak hanya itu, Nisa mengeluarkan produk perencah atau bumbu jadi dengan label Nisa Bakri, seperti Asam Pedas Perencah Segera dan Kari Ikan Perencah Segera.

"Perencah ini saya buat agar ibu-ibu muda yang tidak bisa masak dan tidak memiliki banyak waktu di dapur bisa menggunakan perencah ini. Selain menghemat waktu juga memasak menjadi lebih menyenangkan," ungkapnya.

Nisa juga mengeluarkan Sambal Rasia dan Sambal Chili yang akan dirilis di Indonesia. Kedua sambal ini memiliki citarasa yang khas dan akrab dengan lidah orang Indonesia.

"Uniknya sambal ini dibuat di pabrik Surabaya dengan sistem joint. Saya belum memiliki pabrik sendiri mengingat cost juga tinggi. Dengan adanya kerjasama ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar," ujarnya.

Hingga kini, permintaan untuk import ke luar negeri semakin besar, seperti negara Hongkong, China dengan kapasitas rata-rata mencapai 5.000-10.000 botol per bulan.

Nisa mengakui jika harga sambalnya memang sedikit lebih mahal, jika dibandingkan dengan produk yang sudah ada di pasaran. Hal ini dikarenakan sambalnya memakai bahan premium, tidak memakai msg, pengawet dan lainnya.

"Ada satu tali persaudaraan Indonesia dan Malaysia. Persaudaraan juga bisa dijalin melalui masakan. Seperti resep saya yang terinspirasi dari Bali, Ayam Lemak Betutu yang sangat disuka di Malaysia karena paduan antara lezatnya masakan Indonesia dan Malaysia," ujarnya. (*)


TOPIK BERITA TERKAIT: #boks #puan-sri-shariffa-nisa-bakri 

Berita Terkait

IKLAN