Rabu, 12 Desember 2018 08:22 WIB

Liga Indonesia

Madura United vs PSM Makassar, Sape Kerrap Rindu Poin Sempurna di Kandang

Redaktur: Riznal Faisal

MENANG-Para pemain melakukan selebrasi usai satu rekannya membuat gol. Foto: istimewa

INDOPOS.CO.ID - Madura United tengah merindukan kemenangan. Dalam enam laga terakhir dilalui tim berjuluk Laskar Sape Kerrap itu tanpa kemenangan. Mereka hanya imbang 2-2 atas Persipura (20/10). Bahkan di bentrok terakhir mereka harus tunduk empat gol tanpa balas oleh Persebaya Surabaya (25/10). Kemenangan Madura terakhir terjadi saat menundukan Mitra Kukar 2-0 (13/9).

Nah malam nanti, Madura United harus menghadapi PSM Makassar yang saat ini menjadi pemuncak klasemen sementara. Tentu ini menjadi laga yang sulit bagi Fachrudin Aryanto dkk. Apalagi tim tamu tengah on fire.

PSM menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di putaran kedua ini. Apabila Madura hanya meraih satu angka dalam enam laga terakhir, situasi berbeda di kubu PSM. Tim berjuluk Juku Eja itu membabat enam laga terakhir dengan kemenangan.

”Pemain hasrus fight dan berjuang mati-matian, akan keluarkan kekuatan maksimal untuk kembali mendapatkan tiga angka di kandang,” tutur pelatih Madura United Gomes de Oliveira.

Namun bentrok nanti malam, winger Greg Nwokolo masih di ragukan untuk turun. Pemain bernomor punggung 11 itu masih belum 100 persen pulih dari cedera engkelnya. Kemudian bek kiri Andik Rendika Rama juga harus absen paska operasi tulang hidung yang patah.

Sementara itu PSM juga datang ke Madura tidak dengan kekuatan penuh. Hasyim Kipuw dan Zulham Zamrun masih cedera. Sedangkan striker Alesandro Fereirra dalam kondisi yang kurang fit. Gelandang Rizky Pellu juga absen akibat akumulasi. “Madura bukan tim yang lemah. Mereka sebenarnya mempunyai pemain yang berkualitas. Pertahanan mereka juga kuat,” ujar pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts.

Hanya mengoleksi satu poin dari dua laga terakhir, lini pertahanan Borneo menjadi sorotan. Dalam laga melawan Bhayangkara FC nanti sore, tim berjuluk Pesut Etam pantang kebobolan guna memudahkan langkah meraih victory.

Pelatih kiper Borneo FC Luizinho Passos menuturkan, seluruh pemain bertahan termasuk penjaga gawangnya sudah solid. Dia yakin laga kontra Bhayangkara FC bisa tampil lebih baik. “Anak-anak sudah belajar dari laga sebelumnya. Mereka sadar harus tampil lebih disiplin lagi," ucap Luiz, sapaannya.

Kebobolan empat gol di dua laga terakhir dianggap jadi virus sulitnya Pesut Etam meraih kemenangan. Padahal dalam pertandingan tersebut, Lerby Eliandry cs selalu unggul lebih dulu.

 “Memang cukup sedih. Kami sempat unggul ketika lawan PSM dan Bali United, kemudian kebobolan masing-masing dua gol. Evaluasi pertahanan sudah kami lakukan bersama," imbuhnya.

Khusus di pos penjaga gawang, Luiz tak menutup kemungkinan adanya rotasi. Namun dia melihat kondisi Muhammad Ridho masih sangat baik. “Soal rotasi saya belum berani berspekulasi. Nanti dilihat persiapan anak-anak paling bagus,"? paparnya.

Dari dua laga terakhir Borneo FC, Ridho memang selalu mengisi tempat utama. Sayang, dia belum bisa memberikan kontribusi maksimal. Menilik hal itu, Ridho yang ditemui secara terpisah mengaku mentalnya masih sangat baik. Bila diberi kepercayaan bertanding, dia mengaku siap 100 persen.(abi/tom/k18/nia/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #madura-united-vs-psm-makassar #madura-united #psm-makassar 

Berita Terkait

Kurang Maksimalkan Potensi Pemain

Liga Indonesia

PSM Gagal Juara, PSMS Gagal Bertahan

Liga Indonesia

Redam Isu, Bikin Dua Replika Piala

Liga Indonesia

Kudeta yang Gagal

Liga Indonesia

Jaga Asa ke Pentas Asia

Liga Indonesia

Tinggal Fokus ke Akses Jalan dan Perapian Tribun

Indosport

IKLAN