Liga Inggris

Mengenang Sosok Bos Leicester City Vichai Srivaddhanaprabha

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Mengenang Sosok Bos Leicester City Vichai Srivaddhanaprabha - Liga Inggris

Vichai Srivaddhanaprabha. PAUL ELLIS/AFP

INDOPOS.CO.ID - Vichai Srivaddhanaprabha menjadi salah satu korban kecelakaan helikopter Agusta Westland AW169 pada Minggu (28/10).  Kenangan terhadap bos Leicester City asal Thailand itu pun mulai bermunculan.

Kiper Leicester Kasper Schmeichel menyebut Vichai adalah sosok pemimipin, ayah, sekaligus panutan di klub. Tiga karakter itulah, yang membuat pria 60 tahun tersebut mampu mewujudkan mimpi terliar fans The Foxes.  Yakni, menjadi kampiun Premier League pada musim 2015-2016. Itu adalah gelar pertama Leicester setelah menunggu selama 134 tahun.

“Sangat sulit mengungkapkan dengan kata-kata tentang kesedihan yang kami alami saat ini. Bukan hanya untuk klub melainkan untuk seluruh kota ini,” kata anak kiper legendaris Manchester United Peter Schmeichel tersebut seperti dikutip BBC.

Schmeichel bergabung dengan Leicester dari Leeds United sejak berkompetisi di Championship musim 2011-2012.  Saat itu, Vichai meyakinkan dirinya kalau Leicester suatu saat bisa menjadi juara.   “Dia (Vichai) selalu optimistis.  Dia meyakinkan kami kalau juara Premier League bukan sesuatu hal yang tak mungkin,” tutur kiper berusia 31 tahun itu. Schmeichel termasuk salah satu penggawa Leicester yang menyaksikan langsung bagaimana helikopter pribadi Vichai terbakar. Schmeichel masih berada di King Power Stadium Sabtu (27/10) malam sekitar pukul 20.30 waktu setempat.

Sebagai bentuk rasa simpati atas meninggalnya Vichai, Stadion Wembley berhias dengan warna biru dan putih.  Warna tersebut merupakan identitas Leicester. Tak lupa logo Leicester tergambar di dinding stadion kandang timnas Inggris itu.

Menteri Olahraga Inggris Tracey Crouch dalam akun Twitter-nya ikut mengucapkan bela sungkawa.  “Ucapan duka cita yang mengalir dari para pemain dan fans menunjukkan dia sangat dicintai dan akan selalu dirindukan. Duka saya untuk keluarga dan kawan dari mereka yang berpulang serta keluarga besar Leicester City,” kicau Crouch.

BBC kemarin menulis, sejak mengambil alih Leicester dari Milan Mandaric pada musim panas 2010, Vichai melakukan banyak hal untuk klub dan Kota Leicester. Mulai membangun skuad yang kompetitif sampai berdonasi untuk rumah sakit Leicester sebesar GBP 1 juta (Rp 19,51 miliar).  Donasi itu diberikan ketika Wes Morgan dkk jadi kampiun Premier League.

Chairman Leicester City Supporters Club (LCSC) Cliff Ginetta mengatakan, Vichai juga sering memberikan pai gratis kepada para suporter di hari ulang tahunnya pada 4 April. Bahkan, suporter yang mendampingi Leicester di laga tandang sering ditraktir makanan melalui kocek pribadinya.

“Bahkan untuk mengembangkan sepak bola di kota ini, dia (Vichai) memberikan GBP 100 juta (Rp 1,95 triliun) untuk menambah berbagai fasilitas lapangan latihan untuk mengembangkan talenta lokal,” ucap Ginetta kepada Daily Mail.

Sementara itu, laga babak keempat Piala EFA antara Leicester melawan Southampton yang seharusnya berlangsung dini hari nanti WIB, akhirnya ditunda.  Sampai kemarin (29/10) sesi latihan Leicester masih ditiadakan. Pelatih Leicester Claude Puel mengatakan, pemain diberi jatah libur selama selama dua hari.   “Meski saya belum bisa berpikir jernih tentang kondisi yang dialami tim ini namun kami tetap tabah. Latihan akan dilakukan secepatnya,” kata Puel kepada Express kemarin. (dra/bas)

Baca Juga


Berita Terkait

Total Football / Kapten Leicester akan Ditawari Kontrak Baru

Bola Dunia / Leicester City vs Manchester City

Liga Inggris / Leicester City vs Liverpool, Mignolet Bikin Panas Kuping

Liga Inggris / Chelsea Tanpa Gol Kontra 10 Pemain Leicester

Liga Inggris / Tandang ke King Power, Tottenham Perpanjang Rapor Negatif

Liga Inggris / Menang 2-0, City Tekuk Leicester


Baca Juga !.