Hukum

Jadi Tersangka, KPK Didesak Penjarakan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan

Redaktur: Heryanto
Jadi Tersangka, KPK Didesak Penjarakan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan - Hukum

Massa NATO menggelar teatrikal di depan Gedung KPK. Foto : istimewa

INDOPOS.CO.ID - Nusantara Anti Korupsi (NATO) menggelar aksi demonstrasi untuk mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjebloskan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan ke dalam penjara, Kamis(1/11/2018).

NATO menilai poltikus Partai Amanat Nasional itu telah ditetapkan sebagai tersangka dalam pengembangan kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Taufik diduga keras menerima hadiah terkait dengan perolehan anggaran DAK fisik pada perubahan APBN Tahun Anggaran 2016.

"KPK jangan ragu apalagi loyo dalam menangani kasus ini. Demi jaga kredibilitas KPK Taufik wajib ditahan karena sudah jelas tersangka," kata Koordinator NATO, Ahmad L dalam aksinya, di gedung KPK, Jakarta, Kamis (1/11/2018).

Masih berkeliarannya Taufik mengirup udara bebas, kata Ahmad, seakan mengerdilkan semangat pemberantasan korupsi bahkan tidak menimbulkan efek jerah, bagi para pelaku korupsi. Untuk itu lembaga anti rasuah diminta segera mengambil langkah tegas. 

"Apalagi Taufik sebagai wakil rakyat bahkan jabatannya sebagai wakil ketua DPR RI tidak ditahan bisa menimbulkan ketidak percayaan rakyat terhadap lembaga hukum. Bahkan bisa juga muncul kecurigaan bahwa KPK masuk angin," tuturnya. 

Ahmad menegaskan lembaga antirasuah mesti membidik pihak-pihak yang disinyalir ikut mencoba mengintervensi dan menggembosi kasus yang diduga melibatkan Taufik Kurniawan. 

"Desak KPK periksa pihak-pihak eksternal yang diduga ingin melakukan intervensi terhadap kasus yang melibatkan Taufik Kurniawan. Karena kuat dugaan mereka pun terlibat sehingga ingin melakukan upaya-upaya menggembosi proses hukum kasus ini," imbuhnya. 

Selain itu, NATO juga mendesak Taufik agar menanggalkan jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR RI dan fokus pada kasus yang sedang menerpanya. Pasalnya wakil rakyat meski memperjuangkan kepentingan rakyat tanpa dihantui beban kasus korupsi. 

"Bisa-bisa perjuangan menyalurkan aspirasi rakyat tidak sesuai dengan harapan. Masih banyak anggota DPR yang kredibel dan mumpuni mengemban tugas wakil ketua DPR," sebut dia lagi. (jaa)

 

Berita Terkait

Nasional / KPK Dijadwalkan Periksa Eni Saragih

Hukum / Dicopot dari Jabatan Partai

Headline / Rommy Masih Dibantarkan di RS Polri

Politik / KPK Fasilitasi 167 Tahanan untuk Mencoblos

Nasional / Kasus Suap SPAM PUPR, KPK Panggil Enam Saksi

Nasional / Caleg Tak Lapor LHKPN Takan Dilantik


Baca Juga !.