Senin, 10 Desember 2018 10:41 WIB

Nasional

Terus Update Diri, Kemenpora Ajak Santri Pesantren Berwirausaha

Redaktur: Heryanto

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Niam Soleh. Foto : Dok. Kemenpora

INDOPOS.CO.ID - Pesantren sebagai model dan basis pendidikan khas Indonesia tertua terus mengupdate diri. Salah satunya menjadikan wahana pengembangan kewirausahaan muda. 

Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Asrorun Niam Soleh dalam workshop pembekalan Pesantrenpreneur dengan tema Peran Pesantren dalam Menumbuhkembangkan Entreprenuer Muda Global yang Beradab. Acara digelar di Ponpes Nurul Ibad, Jl Gordan 44, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur.

"Pesantren tidak saja mendidik para santri untuk pandai mengaji kitab, tetapi saatnya pesantren yang merupakan basis dan model pendidikan khas Indonesia tertua untuk mengembangkan minat dan bakat para pemuda santri berwirausaha dan mandiri," kata Niam dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/11/2018).
 
Pesantren menurut Niam dikenal dengan kemandiriannya. Pesantren juga membuktikan kepunyaannya pada tanah air dan bangsa.  "Kalau ingin menjadi bangsa mandiri,  jadilah wirausahawan. Setinggi-tingginya posisi karyawan dia tetap diatur," ujarnya. 
 
Niam menjelaskan lebih lanjut bahwa ini merupakan bagian tanggung jawab pemerintah, karena biasanya untuk pengusaha yang mengawali usaha masih terkendala akses permodalan dari perbankan maupun non perbankan yang mensyaratkan berbagai hal yang belum siap bagi para wirausaha pemula.
 
"Ini menjadi tanggung jawab pemerintah, maka untuk Saudara Ainul Yaqin karena sudah berani memulai, Kemenpora berikan bantuan permodalan 15 juta rupiah dari Program Wirausaha Muda Pemula, nanti syarat administrasi silakan diurus melalui Pak Imam Gunawan selaku Asdep Kewirausahaan Muda," paparnya.
 
Hadir dalam acara Asdep Pengembangan Kewirausahaan Pemuda Imam Gunawan, Pengasuh Ponpes Nurul Ibad KH Ibnu Mulkan,  pimpinan Yayasan Pesantren Jauharul Wathan KH Abdul Hakim Sholeh, Direktur Permodalan Non Perbankan Bekraf Syaefullah serta narasumber dari praktis dan motivator. Peserta workshop berasal dari pemuda Santri yang memiliki minat wirausahawan dari berbagai pesantren se-DKI. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kemenpora #pesantren-berwirausaha 

Berita Terkait

Keren, Atlet Sepeda Indonesia Terlindungi Otomatis

Total Sport

Kempora Kukuhkan Pemuda Anti-Narkoba 2018

Total Sport

Paskibra Bengkulu Sambangi Kemenpora

Nasional

Kemenpora Cetak Kader Inti Pemuda Antinarkoba

Nasional

IKLAN