Hukum

Neneng Akui Bertemu James Riady

Redaktur: Darul Fatah
Neneng Akui Bertemu James Riady - Hukum

TERSANGKA: Bupati Bekasi Hasanah Yasin memberikan keterangan di Gedung KPK, Jakarta.

INDOPOS.CO.ID - Salah satu tersangka kasus perizinan proyek Meikarta, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin mengaku pernah bertemu dengan CEO Lippo Group James Riady. 

Pertemuan tersebut, menurut dia, tidak membahas soal masalah proyek Meikarta. "Prinsipnya hanya silaturahmi. Bahas umum saja," ujar Neneng Hasanah Yasin saat keluar Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (2/11/2018).

Saat disinggung soal apakah ada kesepakatan dengan konglomerat anak Mochtar Riady itu, Neneng menegaskan, sama sekali tidak membahas Meikarta yang berujung pada kesepakatan.

Sebelumnya, CEO Lippo Group James Riady mengaku pernah bertemu Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin pada akhir 2017. Namun tidak membasah perizinan proyek Meikarta.

Dia mengaku secara kebetulan berada di Cikarang kala itu. Kemudian mendapat informasi kehadiran Neneng Hasanah Yasin. Maka dirinya hanya menyampaikan ucapan selamat.

"Tadi juga ada pertanyaan apakah saya bertemu dengan ibu bupati, yaitu baru sekali ketika melahirkan," kata James Riady.

Dalam kasus dugaan suap izin proyek pembangunan Meikarta itu, sedikitnya KPK menetapkan sembilan tersangka. Dua di antaranya, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro.

Bupati Neneng Hasanah dan anak buahnya diduga menerima suap Rp 7 miliar dari Billy Sindoro. Uang itu diduga bagian dari fee yang dijanjikan sebesar Rp 13 miliar, terkait proses perizinan Meikarta. (dan)

Berita Terkait

Nasional / KPK Dijadwalkan Periksa Eni Saragih

Hukum / Dicopot dari Jabatan Partai

Headline / Rommy Masih Dibantarkan di RS Polri

Politik / KPK Fasilitasi 167 Tahanan untuk Mencoblos

Nasional / Kasus Suap SPAM PUPR, KPK Panggil Enam Saksi

Nasional / Caleg Tak Lapor LHKPN Takan Dilantik


Baca Juga !.