Hukum

KPK Periksa Petinggi Meikarta

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
KPK Periksa Petinggi Meikarta - Hukum

ROMPI ORANGE-Billy Sindoro. Foto : Ismail Pohan

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur Keuangan PT Mahkota Sentosa Utama (PT MSU) Hartono. Pemanggilan Santoso untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap perizinan pembangunan Meikarta.

Salah satu petinggi perusahaan pengembang Meikarta ini diperiksa sebagai saksi untuk koleganya, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro. "Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BS (Billy Sindoro)," ujar Jubir KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK jalan Kuningan Persada Jakarta Selatan, Senin (5/11/2018).

Selain itu ada pula dua pejabat Pemkab Bekasi yang diperiksa sebagai saksi untuk Billy. Keduanya ialah Kabag Hukum Pemkab Bekasi Alex Satudy dan PNS Dinas DPMPTSP Bekasi, Kasimin.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan sembilan orang menjadi tersangka. Lima orang berasal dari pejabat Pemkab Bekasi yaitu Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin, Kadis PUPR Jamaludin, Kadis Pemadam Kebakaran Sahat M Nohor, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Dewi Tisnawati, serta Kabag Tata Ruang Dinas PUPR Neneng Rahmi.

Lalu empat orang lainnya dari Lippo Group selaku pengembang proyek Meikarta diantaranya Direktur Operasional Billy Sindoro, satu pegawai Henry Jasmen, dua konsultan Taryudi dan Fitra Djaja Purnama.

Bupati Bekasi dan anak buahnya diduga menerima uang Rp 7 miliar sebagai bagian dari fee fase pertama yang mencapai Rp 13 miliar dari Billy cees. Suap ini diduga berkaitan dengan perizinan proyek pembangunan ambisius Meikarta. (jaa)

 

Berita Terkait

Nasional / Waktu Penahanan Tersangka Ditambah

Nasional / Kasus Dugaan Korupsi PT Waskita Karya

Politik / Sudah Ada Enam Kandidat, Kursi Sekjen KPK Masih Kosong

Nasional / Cegah Pengaturan Skor Bola


Baca Juga !.