Nasional

Kasus Dugaan Suap Meikarta, KPK Dalami Asal Dana

Redaktur: Heryanto
Kasus Dugaan Suap Meikarta, KPK Dalami Asal Dana - Nasional

Wakil Ketua KPK Laode M Syarief. Foto : Jaa Rizka Pradana / INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mendalami kasus dugaan suap perizinan pembangunan proyek Meikarta yang menjerat Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin serta petinggi Lippo Group Billy Sindoro. Utamanya asal dana dari mana.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarief menyebut, pihaknya saat ini tengah mendalami duit suap senilai Rp 7 miliar dari Billy dan tiga anak buahnya kepada Neneng dan anak buahnya.

"Sampai sekarang kami masih berupaya mengetahui asal muasalnya dana. Kami belum bisa jelaskan sekarang," ujar Laode di Kantor KPK Kuningan Jakarta Selatan, Senin (5/11/2018).

Pemanggilan para petinggi Lippo termasuk James Riady dilakukan penyidik lembaga antirasuah lantaran kasus yang didalami kali ini merupakan proyek yang sangat besar. 

Adapun nilai proyek Meikarta sendiri sebesar Rp 287 triliun. Selain itu, proyek kota harapan ini juga ada beberapa perusahaan yang terlibat.

"Jadi semua informasi apakah proses suap menyuap itu merupakan bagian dari kegiatan perusahaan, kegiatan individu, asal uangnya dari mana itu pasti akan diteliti karena berdasarkan informasi itulah kamj akan menenukan langkah-langkah berikutnya," papar pria asal Sulawesi itu.

KPK juga membuka kemungkinan melakukan penyidikan dengan dugaan suap korporasi. "Semuanya ada kemungkinannya untuk itu (korupsi korporasi)," jelasnya. (jaa)

Berita Terkait


Baca Juga !.