Total Football

Trio Muda dan Berbahaya Los Blancos

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Trio Muda dan Berbahaya Los Blancos - Total Football

Grafis GIMBAL/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Gareth Bale, Daniel Carvajal, dan Marcelo memang masih dalam usia emas. Namun, ketiganya bisa tersingkir dari Real lebih cepat andai tidak menjaga peak performance mereka selama ini.  Itu karena performa Vinicius Junior, Alvaro Odriozola, dan Sergio Reguilon bisa dibilang bisa menggantikan mereka. Itu terlihat ketika Real menang 2-0 atas Real Valladolid dalam lanjutan La Liga jornada kesebelas Sabtu malam lalu.

Odriozola dan Reguilon tampil penuh 90 menit. Keduanya menjadi pengganti tepat Carvajal dan Marcelo yang cedera. Sedangkan Vinicius meski hanya main 16 menit ketika menggantikan Marco Asensio, kontribusinya sangat besar.

Ya, winger 18 tahun tersebut menjadi kreator gol pertama Los Merengues ketika tendangannya membentur pemain Valladolid Kiko Olivas dan masuk ke gawang sendiri pada menit ke-83. Ini adalah kali kedua secara beruntun pemain berkebangsaan Brasil itu setelah membukukan dua assist ketika Real menang 4-0 atas Melilla di leg pertama 32 besar Copa del Rey (1/11). Gol kedua Real hadir melalui eksekusi penalti Panenka Sergio Ramos lima menit berselang.

''Saya hanya menghitung satu, dua, dan tiga (sebelum menendang yang akhirnya deflektif dan jadi gol, Red),'' ucap Vinicius kepada Marca. Eks pemain Flamengo tersebut sempat berselebrasi meski akhirnya gol dinyatakan bunuh diri Olivas.

Kredit harus diberikan kepada pelatih interim Santiago Solari. Dia berani memberikan kesempatan lebih kepada ketiganya yang berusia muda untuk menyegarkan permainan. Apalagi, Vinicius dan Reguilon juga sempat dipolesnya di Castilla. Keputusannya yang berbau perjudian ketika memasukkan Vinicius ketika kedudukan masih 0-0 terbayar tuntas.

Sebab, saat masih dibesut Julen Lopetegui, Vinicius yang hanya tampil selama 12 menit di dua jornada juga dimasukkan ketika posisi Real tidak menguntunkan. Yakni ketika seri tanpa gol di Derbi Madrileno (29/9) dan keok 0-1 dari Alaves (6/10).

Untuk Odriozola dan Reguilon, kondisi mereka hampir serupa Vinicius. Bersama Lopetegui, keduanya jarang mendapat kesempatan. Bahkan, andai Carvajal absen, Lopetegui justru memberikan posisi bek kanan kepada Nacho Fernandez atau Lucas Vazquez daripada Odriozola. Untuk bek kiri setali tiga uang. Nacho bahkan pernah menjadi bek kiri ketika Marcelo absen di tiga jornada, yakni kontra Atleti, Alaves, dan Espanyol (22/9).

''Pelatih (Soalri, Red) sudah lama di Real dan paham mengendalikan situasi seperti ini. Dia juga memiliki taktik yang bagus,'' ucap Reguilon yang menjadikan laga kontra Valladolid debut laga La Liga-nya.

Lebih jauh, kemenangan kemarin adalah kali terakhir bisa dibukukan Real di Santiago Bernabeu bulan ini. Sebab, empat pertandingan Real berikutnya semua dihelat away.

Yakni melawan Viktoria Plzen pada matchday keempat fase grup Liga Champions (8/11), jornada ke-12 La Liga melawan Celta Vigo (12/11), jornada ke-13 La Liga kontra Eibar (24/11), dan matchday kelima fase grup Liga Champions menghadapi AS Roma (28/11). Real baru kembali main di Bernabeu ketika menghadapi Valencia pada jornada ke-14 La Liga (2/12).

"Sangat fantastis bahwa semuanya bersemangat. Evaluasi bagi pemain akan dijawab oleh waktu,'' ucap Solari yang statusnya sangat mungkin dipermanenkan andai menang di dua pertandingan ke depan. (io)

 

 

Belum Move On dari Ronaldo

 

RONALDO kembali ke Santiago Bernabeu. Bukan. Bukan Cristiano Ronaldo yang sudah berstatus striker Juventus. Melainkan Ronaldo Luis Nazario yang kini berstatus pemilik Real Valladolid.

Pria 42 tahun tersebut duduk di tribun VVIP bersebelahan dengan presiden Real Madrid Florentino Perez. Hebatnya, tidak ada satu pun yang hadir di Bernabeu yang tidak memberinya sambutan hangat. Ronaldo tiba ditemani oleh penasihatnya Carlos Suarez

''Pertandingan yang (menghadirkan perasaan, Red) campur aduk. Terima kasih Real atas keramahannya,'' tulis Ronaldo melalui akun Twitter-nya sesaat setelah pertandingan dengan mengunggah foto di Bernabeu.

Tidak berlebihan bila homecoming ke Bernabeu begitu emosional. Madridistas tidak menganggap Ronaldo sebagai musuh meski pernah bermain satu musim di rival abadi Barcelona (1996-1997). Mereka justru bernostalgia karena eks striker timnas Brasil itu lebih lama berkostum Real (2002-2007).

Nah, salah satu yang menjadi sorotan adalah kedekatan antara Ronaldo dan Perez. Ya, Perez adalah pria yang membawanya ke Real dari Inter Milan pada awal musim 2002-2003. Bersama Los Merengues, Ronaldo sukses membukukan 104 gol dari 177 pertandingan di semua ajang. Dia turut andil dalam 2 trofi La Liga, 1 Piala Interkontinental (nama lama Piala Dunia Antarklub), dan 1 Piala Super Spanyol.

Kembalinya Ronaldo ke stadion berkapasitas 81.044 tempat duduk itu adalah yang kedua musim ini. Yang pertama terjadi 106 hari lalu saat hadir dalam perkenalan Vinicius Jr. Kala itu, dia belum berstatus presiden Valladolid.

Selama berada di tribun VVIP, keduanya saling berpelukan sembari berbincang-bincang ringan mengenai pertandingan yang sedang berlangsung. Ronaldo juga menyambut balik sambutan hangat dari publik Bernabeu dengan melambaikan tangan dan selalu tersenyum.

''Bernabeu tetap akan menjadi salah satu (stadion, Red) terbaik dunia yang dan membuat sejarah kami terus lestari,'' ucap Perez seperti dilansir Marca. (io)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.