Hukum

Kasus Suap DPRD Sumut, KPK Pertimbangkan Pengajuan JC Sopar Siburian

Redaktur: Heryanto
Kasus Suap DPRD Sumut, KPK Pertimbangkan Pengajuan JC Sopar Siburian - Hukum

Jubir KPK Febri Diansyah. Foto : Dok. INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mempertimbangkan pengajuan Justice Collaborator (JC) yang diajukan Sopar Siburian, salah satu tersangka kasus dugaan suap yang melibatkan 38 anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut).

"SSN (Sopar Siburian) telah mengajukan diri sebagai JC pada Penyidik. Pengajuan tersebut sedang dalam proses pertimbangan," ujar Kabiro KPK Febri Diansyah di gedung KPK, kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Senin (5/11/2018).

Bekas aktivis Indonesian Corruption (ICW) menyebut, KPK menghargai pengajuan JC tersebut. Sebab, Sopar sendiri selama menjalani proses hukum ini cukup kooperatif. "Yang bersangkutan juga telah mengembalikan uang yang diduga pernah ia terima," kata Febri.

Sopar adalah satu dari 38 eks Anggota DPRD Sumut yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus ini. Para anggota dewan itu diduga menerima suap dari Gatot terkait proses persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut periode 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, pengesahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, serta penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Sumut pada tahun 2015.

Dalam kasus ini, penyidik telah menahan 29 orang dari total 38 tersangka suap terhadap anggota DPRD Sumatera Utara. Tersisa 11 nama yang hingga kini belum ditahan KPK dalam proses penyidikan kasus ini. (jaa)

 

Berita Terkait


Baca Juga !.