Sabtu, 17 November 2018 10:42 WIB
pmk

Hukum

Duo Neneng Kembalikan Duit Suap Meikarta

Redaktur: Darul Fatah

TERSANGKA - Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin. Foto : Ismail Pohan / INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin telah mengembalikan uang suap dalam kasus perizinan pembangunan Meikarta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Anak buahnya, Neneng Rahmi juga mengembalikan duit panas tersebut.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, uang yang telah dikembalikan Bupati Bekasi hingga saat ini nilainya sekitar Rp 3 miliar. "Ini adalah sebagian dari sejumlah penerimaan yang sudah diakui oleh tersangka bupati Bekasi ini. Nanti pengambalian berikutnya seperti yang disampaikan, secara bertahap," ujar Febri di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/11/2018).

Sedangkan pengembalian uang tersangka lainnya yakni, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi (NR) sebesar SGD 90 ribu. Bekas aktivis Indonesian Corruption Watch (ICW) itu menuturkan, KPK menghargai sikap kooperatif dengan pengembalian uang tersebut. "Nanti kami akan pertimbangkan lebih lanjut apakah untuk alasan meringankan ataupun proses hukum yang lain," kata dia.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan 9 orang menjadi tersangka. Lima orang berasal dari pejabat Pemkab Bekasi ada Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin, Kadis PUPR Jamaludin, Kadis Pemadam Kebakaran Sahat M Nohor, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Dewi Tisnawati, serta Kabag Tata Ruang Dinas PUPR Neneng Rahmi.

Lalu empat orang lainnya dari Lippo Group selaku pengembang proyek Meikarta diantaranya Direktur Operasional Billy Sindoro, satu pegawai Henry Jasmen, dua konsultan Taryudi dan Fitra Djaja Purnama.

Bupati Bekasi dan anak buahnya diduga menerima uang Rp 7 miliar sebagai bagian dari fee fase pertama yang mencapai Rp 13 miliar dari Billy cees. Suap ini diduga berkaitan dengan perizinan proyek pembangunan ambisius Meikarta. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kpk #korupsi #bupati-bekasi #suap-proyek-meikarta 

Berita Terkait

IKLAN