Sabtu, 17 November 2018 11:04 WIB
pmk

Headline

Idrus Bantah Uang PLTU Mengalir ke Munaslub Golkar

Redaktur: Dani Tri Wahyudi

HEBOH- Idrus Marham memberikan keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta. FOTO:IST

INDOPOS.CO.ID - Dalam dakwaan Johannes B Kotjo, tersangka kasus suap PLTU Riau-1 menyebutkan hasil korupsi dari proyek PLTU Riau-1 mengalir ke Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar.

Namun, Idrus Marham membantahnya. Dia mengatakan tidak ada uang korupsi dari PLTU yang mengalir pada munaslub tersebut. “Nggak ada, sudah diklarifikasi semua, masa urusan di sini mesti ke sana, tanya Eni,” kata Idrus Marham di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Idrus juga menegaskan bahwa Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar saat itu tidak pernah memberikan arahan untuk mengawal proyek PLTU Riau-1. “Nggak ada, Golkar tidak pernah merestui siapapun,” tandasnya

Namun saat disinggung mengenai bos tambang, Samin Tan. Idrus mengaku mengenal. Namun dirinya tidak mengetahui peranan Samin Tan dalam proyek PLTU Riau-1.  “Tau, tapi tidak dekat. saya nggak tau (peran), tanya Eni dong,” cetusnya.

Sekedar informasi, Samin Tan adalah pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal per­nah menggelontorkan duit Rp 1 miliar kepada tersangka, Eni Maulani Saragih. Pemberian uang Rp 1 miliar kepada Eni terungkap dalam persidangan perkara Johannes B Kotjo saat itu. (cr-1)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kpk #idrus-marham #munaslub-golkar #kasus-suap-pltu-riau-1 

Berita Terkait

IKLAN