Senin, 19 November 2018 02:45 WIB
pmk

Nasional

KPK Jangan Tergoda Syahwat Politik

Redaktur: Nurhayat

UNJUK RASA- Massa dari Garda Penjaga KPK melakukan demonstrasi di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (7/11).Foto: IQBAL/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Massa yang menamakan diri Garda Penjaga KPK mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta, Rabu (7/11). Massa yang berunjuk rasa itu meminta KPK untuk tidak tergoda dengan syahwat politik. Hal itu diingatkan, karena mereka menilai saat ini masif dorongan gerakan massa liar yang diduga ingin menjatuhkan marwah ulama, Muhammad Zainul Majdi yang juga akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB).

Koordinator Garda Penjaga KPK, Ahmad mengatakan, buntut maraknya aksi massa liar yang diduga kuat pesanan politis untuk menggiring opini negatif terhadap TGB yang juga mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB). ”KPK jangan tergoda dengan syahwat politik tak jelas, dari massa yang juga tak jelas darimana rimbahnya. Jangan terpengaruh dengan intervensi gerakan massa liar. Setop intervensi ulama,” tegas Ahmad, di Gedung KPK RI, Kuningan, Jakarta, Rabu (7/11).

Ahmad menegaskan, KPK meski berpendirian teguh sesuai prinsip dan koridor hukum yang berlaku. Hal ini penting lantaran, lembaga anti rasuah ini menjadi benteng terakhir kepercayaan masyarakat dalam pemberantasan korupsi di republik ini. Sehingga bila salah melangkah maka kepercayaan rakyat bakal sirna sekejab.

Untuk itu, Ahmad kembali mengingatkan KPK agar tidak memberikan ruang bagi pihak ekternal untuk mengintervensi KPK. Karena yang datang dari luar, kerap mengkonstruksikan serta menghalalkan segala cara guna memenuhi hasrat politik mereka. ”KPK harus tetap memiliki pendirian jangan goyah ke kiri atau ke kanan, harus tegak lurus. Kalau KPK memberikan celah bagi pihak luar berarti KPK tidak yakin atas apa yang dikerjakan,” tuturnya. (ibl)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kpk 

Berita Terkait

IKLAN