Senin, 10 Desember 2018 11:25 WIB

Nasional

KH Ma’ruf Amin Bicara Timnas Indonesia di Piala AFF 2018

Redaktur: Redjo Prahananda

KH Ma’ruf Amin

INDOPOS.CO.ID - Bakal calon Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin diam-diam memperhatikan perkembangan terbaru dari persiapan Timnas Indonesia menghadapi Piala AFF 2018.

Dalam kesempatan pengajian subuh di kediaman Jalan Situbondo 12, Menteng, Jakarta Pusat, Amin turut mengulas dan menganalisa pertandingan Tim Garuda.

Kemampuan Maruf berbicara lapangan hijau sama fasih sewaktu dia membedah kita-kitab kuning dan mengurai kajian-kajian ke-Islaman.

Menurut Rais Aam PBNU ini, Belakangan prestasi timnas, terutama usia muda, sudah cukup bagus. Timnas U-16 Juara Piala AFF dan lolos perempat final Piala Asia.

Kemudian, Timnas U-19 lolos perempat final Piala Asia. Sementara timnas Asian Games lolos sampai babak 16 Besar.

“Kini, timnas senior berjuang sekuat tenaga dan semaksimal mungkin untuk meraih hasil terbaik. Mari kita doakan bersama-sama. Doa itu salah satu ikhtiar untuk mewujudkan prestasi selain kerja keras di lapangan,” papar Ma’ruf

Piala AFF 2018 ini “Tim Merah Putih” berada di Grup B bersama Thailand, Filipina, Singapura, dan Timor Leste. Laga pertama Andik Vermansyah dan kawan-kawan akan menantang Singapura di National Stadium, Kallang, Jumat, 9 November 2018.

Masalah Indonesia sekarang, di mata Ma’ruf, persiapan Indonesia mepet dan jadwal padat kompetisi memasuki fase krusial penentuan juara dan degradasi, plus lagi pergantian pelatih dari Luis Milla ke Bima Sakti.

“Butuh waktu untuk adaptasi di tangan pelatih baru. Bima juga harus pintar-pintar memotivasi para pemain dan menerapkan strategi warisan Luis Milla,” kata KH. Ma’ruf Amin.

“Saya doakan Indonesia dengan segala kendala tersebut mampu melewati fase-fase grup dan bisa menang melawan Singapura. Laga awal itu penting. Bersama Filipina, Singapura adalah rival utama untuk merebut satu tiket ke semifinal. Satu tiket lain sudah jadi milik Thailand,” Ma’ruf Amin menambahkan.

Singapura asuhan Fandi Ahmad bukan lawan mudah. Label juara empat kali (1998, 2004, 2007, 2012) jadi referensi.  Meski kali ini “The Lions” mengambil kebijakan mengandalkan pemain muda tanpa satu pun pemain naturalisasi, pantang memandang sebelah mata kekuata Singapura

Dari 23 nama pemain Singapura, tersapat wajah-wajah baru seperti Jacob Mahler, Irfan Fandi, dan Zulqarnaen Suzliman. Mereka bersama pemain-pemain muda lain bakal berkolaborasi dengan pemain senior seperti Shahril Ishak, Khairul Amri, dan Baihakki Khaizzan mengantarkan Singapura juara pada 2004 dengan mengalahkan Indonesia.

“Saya masih ingat pada 2004, Singapura tak diunggulkan. Tapi, mereka kalahkan Indonesia 2-1 di Senayan. Boaz Solossa mengalami cedera patah kaki karena tekel Baihakki, di Singapura Indonesia kalah 1-3.  Kita harus belajar dari kejadian itu untuk tampil lebih baik dan memenangkan pertandingan,” kata KH. Ma’ruf Amin.(rej)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kh-maruf-amin #bicara-timnas-indonesia-di-piala-aff-2018 

Berita Terkait

KH. Ma'ruf Amin Minta Timnas Tak Remehkan Timor Leste

Total Football

Ma'ruf Amin Doakan Timnas Indonesia Sukses di AFF 2018

Total Football

KH Ma'ruf Amin Resmi Nonaktif sebagai Ketum MUI

Headline

Jokowi-Ma’ruf Diperkuat CAKRA 19

Politik

Jabatan Ma'ruf Amin di PBNU Diganti Wakilnya

Nasional

IKLAN