Sabtu, 17 November 2018 10:30 WIB
pmk

Headline

BIN Bantah Terlibat Fitnah Habib Rizieq di Arab Saudi Dalam Kasus Bendera

Redaktur: Darul Fatah

Habib Rizieq Shihab

INDOPOS.CO.ID - Juru Bicara Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Purwanto menegaskan, lembaganya tidak terlibat dalam kasus bendera yang diduga "ISIS" di tembok rumah Habib Rizieq di Makah, Arab Saudi pada Selasa (5/11/2018) lalu. 

"BIN tidak terlibat  penangkapan Habib Rizieq Shihab di Saudi sebagaimana dilansir oleh Tweeter HRS," kata Wawan saat dikonfirmasi INDOPOS di Jakarta,  Kamis (8/11/2018).

Menurut dia, tuduhan BIN mengganggu HRS tidak benar. "Apalagi menuduh bahwa anggota BIN mengontrak rumah di dekat kontrakan HRS, memasang bendera maupun mengambil CCTV. Semua hanya pandangan sepihak," jelasnya. 

Begitupula dengan tuduhan pemasangan bendera Tauhid di tembok juga tidak ada bukti bahwa yang memasang adalah BIN, apalagi memfoto kemudian lapor ke Polisi Saudi.

"BIN justru menghendaki agar masalah ini cepat selesai dan tuntas, sehingga tidak berkepanjangan dan berakibat pada berkembangnya masalah baru, apalagi di luar negeri, dimana sistem hukum dan pemerintahannya berbeda," tutur dia. 

Ia menegaskan, BIN bertugas melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia termasuk HRS.

"Tidak benar jika ada anggapan bahwa HRS adalah musuh, semua adalah anak bangsa yang masing-masing memiliki pemikiran yang demokratis yang wajib dilindungi. Jika ada sesuatu yang kurang pas wajib diingatkan," tutur dia.

Menurut dia, Saudi adalah negara berdaulat yang tidak bisa diintervensi oleh Indonesia. "Operasi intelijen di negara lain  adalah dilarang. Mereka bisa dipersona non grata atau dideportasi atau bahkan dijatuhi hukuman sesuai dengan UU yang berlaku di negeri itu,"  terang dia. 

Lebih lanjut, Ia menyatakan, tidak benar ada dendam politik. BIN adalah lembaga negara yang tetap ada meskipun silih berganti kepemimpinan nasionalnya, dan berkewajiban menjaga agar program pembangunan berjalan lancar demi kesejahteraan rakyat. "Jadi tuduhan bahwa BIN merekayasa penangkapan HRS oleh Polisi Saudi adalah hoaks," tegasnya. (dil) 


TOPIK BERITA TERKAIT: #habib-rizieq #saudi-arabia 

Berita Terkait

IKLAN