Senin, 19 November 2018 02:49 WIB
pmk

Indobisnis

Mandiri Syariah Bukukan Laba Bersih Rp 435 M hingga Triwulan III - 2018

Redaktur: Darul Fatah

KINERJA: Toni E.B. Subari, direktur utama Mandiri Syariah (tengah) didampingi seluruh direksi saat paparan kinerja keuangan perusahaan.

INDOPOS.CO.ID - PT Bank Syariah Mandiri (BSM) atau Mandiri Syariah membukukan peningkatan laba bersih sebesar 67 persen year on year (yoy) pada triwulan III – 2018, yang mencapai Rp435 miliar. Ini naik dibanding periode sama tahun sebelumnya, sebesar Rp 261 miliar.
Pertumbuhan laba didorong penumbuhan bisnis (pembiayaan dan pendanaan), Fee Based Income (FBI), perbaikan kualitas pembiayaan, dan efisiensi biaya. Pembiayaan Mandiri Syariah per triwulan III 2018 tumbuh sebesar 11,11 persen (yoy), semula Rp 58,72 triliun pada triwulan III 2017, menjadi Rp 65,24 triliun.

“Segmen konsumer mencatatkan pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan sebesar 28,65 persen year on year dari semula Rp 19,54 triliun menjadi Rp 25,14 triliun. Kami bersyukur pertumbuhan pembiayaan tersebut tetap diiringi dengan kualitas yang baik,” kata Toni E.B. Subari, direktur utama Mandiri Syariah dalam paparan kinerja triwulan III-2018 di Gedung Mandiri Syariah, kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (8/11), seperti dirilis Humas.

Perbaikan kualitas tercermin dari penurunan noun performance financial (NPF) Nett, semula 3,12 persen menjadi 2,51 persen. Sementara, NPF Gross turun dari 4,69 persen menjadi 3,65 persen.

“Peningkatan FBI sebesar 16,34 persen dari Rp 681 miliar menjadi Rp 792 miliar pada triwulan III 2018. Peningkatan tersebut disumbang oleh kenaikan transaksi elektronik channel dan bisnis treasury,” ungkapnya.

Dari sisi Pendanaan, rinci Toni, Mandiri Syariah mencatatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 10,07 persen dari Rp 74,75 triliun pada triwulan III 2017 menjadi Rp 82,28 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama didorong produk tabungan yang meningkat 13,77 persen menjadi Rp 32,99 triliun per triwulan III 2018.

Dengan perolehan tersebut, kata dia, aset Mandiri Syariah per triwulan III 2018 tumbuh 11,01 persen dari Rp 84,09 triliun per posisi triwulan II 2017 menjadi Rp93,35 triliun.

Berkaitan Milad ke-19 dan untuk melengkapi layanan digital kepada nasabah, Tooni mengatakan, Mandiri Syariah meluncurkan layanan asisten interaktif melalui sosial media dengan nama Aisyah. Aisyah akan menjawab pertanyaan dan keluhan nasabah melalui telegram, Facebook Messenger dan live chat di website. Mandiri Syariah juga melakukan enhancement mobile banking pada platform IOS. “Alhamdullilah, kami bersyukur atas semua pencapaian ini dan berterimakasih kepada stakeholders terutama nasabah atas kepercayaan dan loyalitasnya kepada Mandiri Syariah,” ujar Toni EB Subari.

Dari sisi non finansial, Toni menyebut, Mandiri Syariah mendapatkan apresiasi dari pihak eksternal berupa penghargaan baik di dalam maupun luar negeri. Penghargaan tersebut di antaranya, Islamic Retail Banking Awards dari Cambridge Analytica Islamic Finance, The Best Islamic Trade Finance dari The Asset Asian Hongkong.

Kemudian ada penghargaan The Best Islamic Retail Bank in Indonesia, dari Alpha Southeast Asia, Indonesia Employee Engagement Index 2017 dari Bisnis Indonesia, penghargaan Service Excellent Award (MRI) dari Market Research Indonesia, penghargaan The Best Digital Brand dari Isentia Research, dan lain-lain. (ers)


TOPIK BERITA TERKAIT: #mandiri-syariah #laba-bersih #toni-eb 

Berita Terkait

IKLAN