Jakarta Raya

Calon Wagub DKI Harus Mau Kerja Keras

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Calon Wagub DKI Harus Mau Kerja Keras - Jakarta Raya

PEKERJA KERAS- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.FOTO:DOK INDOPOS

INDOPOS.CO.ID-Dua partai pengusung hingga saat ini masih mencari sosok pengganti Sandiaga Uno untuk menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Meski sudah sepakat nama yang diusulkan dari PKS, namun mereka akan melakukan fit and proper test terlebih dahulu untuk dua calon.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tidak memiliki kriteria khusus untuk pendampingnya nanti dalam memimpin ibu kota. Hanya ia berpesan agar pendampingnya nanti harus mau bekerja keras.

"Kemudian kalau (di) Jakarta harus mau kerja keras, jadi jangan tanggung. Harus all out, tuntas," kata Anies, Minggu (11/11). Anies pun enggan berkomentar mengenai nama-nama yang mencuat untuk diajukan sebagai pengganti Sandiaga. Karena meski telah diumumkan secara resmi, namun calon masih harus menjalani fit and proper test.

"Saya tidak mau berkomentar sampai sudah ada resmi nama. Kan enggak enak kalau komentarin orang, kalau belum ada nama, belum resmi," jelasnya. Selain masalah nama, Anies mengaku percaya dengan usulan partai pegusung yang mencalonkan anggotanya untuk maju menjadi wakil gubernur mendampingi dirinya. Dirinya yakin para calon mempunyai kinerja yang bagus, sehingga dapat mengikuti alur yang sudah dijalankannya dalam satu tahun terakhir.

"Tapi saya percaya, partai akan mengusulkan nama yang memang kompeten dan bisa kerja. Teman-teman media setiap kesempatan selalu tanya, artinya perhatian publik itu sangat besar. Jadi saya percaya, partai akan serius," ucapnya.

Dirinya pun kembali mengingatkan agar calon pendampingnya nanti tidak membawa visi dan misi sendiri. Karena visi dan misi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta telah disusun untuk lima tahun kepemimpinan. Selain itu dirinya sudah memiliki pemetaan terhadap program-program yang sedang dijalankannya.

"Sudah berkali-kali saya bilang, yang penting wagub mau ikut dengan visi gubernur. Jangan bawa visi sendiri, karena dia bergabung ditengah jalan. Jadi jangan bawa peta sendiri, petanya adalah peta yang dibawa gubernur," pungkasnya. (dik/jpg)

Berita Terkait

Megapolitan / Tim Tata Kelola Air akan Datangi KPK

Megapolitan / Gara-Gara Banjir, Anies dan Ahok Berbalas Pantun

Megapolitan / Kendalikan Banjir di Jakarta, Anies Beberkan Solusi Ini

Megapolitan / Berharap Kawasan TOD Memudahkan Angkutan Antarmoda

Megapolitan / Anies Janji Bakal Bangun Banyak Kolam Retensi

Megapolitan / Anies Jatuh Cinta dengan Vespa sejak Muda


Baca Juga !.