Total Sport

Dua Emas dan Perak di Swedia

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Dua Emas dan Perak di Swedia - Total Sport

MONUMENTAL - Lifter putri Sri Hartati tampil Cemerlang di World Open Powerlifting Championship di Halmstad, Swedia,.FOTO:PABBSI for indopos

INDOPOS.CO.ID - Tak hanya mampu pecahkan rekor dunia, Lifter putri asal Indonesia Sri Hartati juga memborong tiga medali emas dalam kejuaraan dunia angkat berat bertajuk World Open Powerlifting Championship di Halmstad, Swedia, 5-10 November. Dua emas di antaranya dibarengi dengan mencetak rekor dunia.

Sri Hartati yang merupakan lifter binaan Gajah Lampung ini berdasarkan data PB PABBSI di Jakarta, Rabu (5/11), turun di kelas 57 kg berhasil memecahkan dua rekor dunia, masing-masing untuk total angkatan dan di jenis angkatan Squat.

Untuk total angkatan, Sri Hartati mencatat rekor dunia baru sebesar 565 kg sekaligus merebut emas. Kemudian di angkatan Squat, lifter berusia 34 tahun tersebut mencatat 225 kg sekaligus meraih emas.

Untuk jenis angkatan Deadlift, Sri Hartati membuat angkatan 190 kg yang juga mempersembahkan emas. Sedangkan di angkatan Bench Press Sri membuat angkatan 150 kg dan meraih perak.

Dengan demikian, selain memecahkan dua rekor dunia Sri Hartati meraih tiga emas dan satu perak.
Selain Sri, lifter putri asal Kalimantan Timur Widari yang turun di kelas 47 kg juga berhasil merebut dua emas dan satu perak. Meski menempati peringkat kedua di total angkatan 476 Kg, Widari memecahkan rekor dunia di jenis angkatan Bench Press dengan angkatan 141 Kg.

Di jenis angkatan Deadlift, Widari merebut emas dengan 175 kg dan Squat berada di peringkat keempat dengan 160 kg.
Ketua Umum PB PABBSI Rosan P Roeslani mengatakan pihaknya sangat bangga atas pencapaian cabang angkat besi dan angkat berat yang berkompetisi di level dunia. Apalagi, lifter yang dikirim mampu memecahkan rekor dunia.

"Kita semua di PB PABBSI merasa bangga dengan hasil di angkat besi dan angkat berat ini. Untuk itu kami akan memberikan apresiasi (bonus)," kata Rosan P Roeslani dalam keterangan resminya kepada INDOPOS.

Pria yang juga Ketua Umum KADIN Indonesia ini juga memberikan apresiasi khusus untuk Eko Yuli yang mampu mengukir sejarah karena baru pertama kali meraih juara dunia di cabang angkat besi pada nomor baru, yaitu 61 kg.
"Mudah-mudahan prestasi ini berlanjut ke Olimpiade Tokyo 2020," ujarnya.

Pada Kejuaraan Dunia Angkat Berat di Halmstad Swedia, Indonesia mengirimkan empat lifter, dua putri dan dua putra serta dua pelatih. Sementara itu, lifter angkat besi Eko Yuli Irawan yang baru saja turun di kejuaraan dunia angkat besi di Asghabat, Turkmenistan dijadwalkan tiba di Tanah Air hari ini.(bam)

 

Baca Juga


Berita Terkait

Bola Lokal / PB PABBSI: Asah Jam Terbang Lifter

All Sport / Rosan Pimpin Kontingen SEA Games

All Sport / Pelatnas Angkat Besi Dimulai Hari Ini

Total Sport / Lifter Top Tampil di Even Nasional

Total Football / Lifter Sri Hartati Dapat Sambutan Khusus


Baca Juga !.