Tes Tahap Pertama Langsung Gagal

INDOPOS.CO.ID – Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tentu dambaan setiap orang. Karena beberapa hal keistimewaan yang didapat, seperti mendapat tunjangan pensiun, jaminan kesehatan, hingga jenjang karier.

Tak heran bila sebagian besar masyarakat berebut bekerja sebagai abdi negara. Tapi, para peserta musti siap menghadapi ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018. Dalam tes tersebut terdapat beberapa soal yakni, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Intelegensia Umum (TIU), dan Karakteristik Pribadi (TKP), ternyata tidak mudah dilalui.

Salah satu peserta CPNS, Habib Affandi yang memilih melamar di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, harus kecewa. Lantaran nilai passing greade yang rendah membuatnya tidak lolos tahap pertama. Meski formasi pilihannya menjanjikan karena pesaingnya yang tidak begitu banyak.

”Hasil nilai tes CPNS tahun ini tidak memuaskan TWK: 80, TIU: 60, TKP : 131. Memilih instansi ini karena melihat jumlah peminat dan sesuai dengan persyaratan yang dimiliki dan dibutuhkan oleh instansi yang saya pilih,” terangnya kepada INDOPOS, ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (13/11).

Pengalaman tes CPNS, bagi pria berusia 28 tahun itu bukan kali pertama. Tahun 2017 dirinya pernah mengikuti tes yang sama tapi memilih formasi di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tapi nasib baik belum memihaknya. Untuk tahun ini menurutnya merupakan pilihan sesuai keinginannya.

“Memilih instansi ini karena saya yang memilih sendiri. Persiapan tes CPNS pastinya belajar dan kedua sama persiapkan berkas-berkas,” terang Habib-sapaanya. Dia juga mengaku pasrah terhadap hasil tes CPNS 2018 ini. Tapi dia berharap ada revisi dari Panselnas CPNS 2018 agar dirinya tidak gugur.

Sementara peserta CPNS lainnya, Didit Aditya Nugraha yang baru pertama mengikuti tes sebagai abdi negara. Dengan memilih formasi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), pria berprofesi sebagai guru tersebut hampir lolos tes tahap pertama.

“Baru pertama kali sih, ikutan test CPNS ya kali aja ada rejeki bisa keterima, karena suka tantangan baru apalagi di Kemendikbud,” terangnya. Tapi sayangnya hasil TWK 80, TIU 75 dan TKP 143 passing gradenya. ”Cuma TKP kurang 13 poin lagi buat masuk passing grade. Jadi gugur,” ucap Adit panggilan akrabnya.

Ia mengaku kesulitan dalam menyelesaikan soal tes kepribadian tersebut. Terlebih ada salah satu soal yang membahas mengenai kepribadian masing-masing. Adapun persiapan yang dilakukan yaiti membaca kisi kisi soal CPNS tahun lalu dan tak lupa berdoa.

”Persiapannya sangat minim cuma satu bulan. Soal ada tiga sesi yang jumlah seluruhnya ada 100 soal, masing masing sesi ada passing gradenya. Tesnya sulit apalagi pas TKP menyangkut kepribadian masing masing peserta soalnya,” tutur Adit.

Senada dengan Adit, Hamam Fitriana yang juga salah satu peserta CPNS 2018 mengaku kesulitan dalam mengerjakan soal TKP. Meski tak dijelaskan secara rinci titik kesulitannya, namun akhirnya ia tak bisa lolos tes tahap pertama.

Formasi yang dipilihnya adalah Pendidikan  Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) melalui Kementerian Agama. Mengikuti tes tersebut persiapan yang dilakukan hanya tiga hari sebelum ujian. ”Milih sendiri sesuai jurusan jalur umum. Kesulitan unt soal TKP yang hampir sulit bedakan yang benar-benar betul. Tidak lolos karena passing grade untuk TKP 143,” beber Hamam Fitriana.

Berbeda dengan yang lain, peserta tes CPNS Rivera Sidabutar yang memilih formasi Penggerak Swadaya Masyarakat di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi mengaku bisa lulus tes kepribadian. Ia tak menyiapkan hal khusus, tapi niatnya cukup mulia karena ingin berkontribusi dalam pembangunan daerah.

”Kesulitannya sih sedikit, karena memang saya sama sekali belum ada persiapan, dan saya juga tidak belajar TIU sama sekali, yg saya pelajari itu TWK aja. Saya daftar itu hari terakhir sebelum pendaftaran tutup kalo gak salah tanggal 15 Oktober. Jadi persiapan ikut tes CPNS yah terbilang minim persiapan,” kata Rivera.

Formasi yang dipilihnya dianggap sesuai dengan jurusan kuliahnya. Namun, karena tidak ada persiapan yang matang, dirinya mengaku sempat grogi saat tes tersebut. “Hasilnya sih belum tau yah, karena aku lupa catat berapa nilai selesai tes CAT kemarin. Yang aku tau TWK aku lebih dari passing grade, TIU kayanya jelek dan TKP itu kurang beberapa poin,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan pemerintah daerah membutuhkan 238.015 formasi PNS untuk tahun 2018 yang diperebutkan oleh 2,7 juta lebih pelamar. (dan)

Komentar telah ditutup.