Headline

Rekan Jokowi DKI Targetkan 2 Juta Suara Milenial

Redaktur: Darul Fatah
Rekan Jokowi DKI Targetkan 2 Juta Suara Milenial - Headline

Deklarasi Rekan Jokowi DKI Jakarta.

INDOPOS.CO.ID - Sekitar 100 pemuda dari lima wilayah di Jakarta mendeklarasikan diri sebagai Rekan Jokowi DKI Jakarta. Mereka menargetkan 2 juta suara pada Pilpres 2019.

"Dideklarasikannya Rekan Jokowi DKI Jakarta adalah untuk menyasar suara milenial. Dengan cara turun ke akar rumput, Rekan Jokowi berusaha merangkul para milenial untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf," ujar Koordinator Rekan Jokowi DKI Jakarta Rich Ilman di Jakarta Pusat, Kamis (15/11/2018).

Dia mengakui, menarik kaum milenial untuk memilih Jokowi-Ma'ruf bukan pekerjaan mudah. Apalagi Cawapres Sandiaga Uno secara tegas menyebutkan akan menarik sebanyak mungkin kaum milenial untuk memilih Prabowo-Sandi.

"Kami sepertinya memanfaatkan ketidakjelasan kaum milenial yang akan dijaring Sandiaga Uno. Karena saat kampanye, dia lebih fokus mendekati emak-emak, bukan kalangan milenial," tegas dia.

Menurut Ilman, banyak cara yang akan diterapkan Rekan Jokowi untuk mengajak kaum milenial bergabung. Salah satunya dengan menggelar pertandingan olahraga, kerja bakti, dan berbagai penyuluhan.

"Dengan cara-cara itu, Rekan Jokowi bukan hanya merangkul kaum milenial untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf, tapi kami juga berupaya mengajak mereka untuk tidak lagi tawuran, menjauhi narkoba, dan meninggalkan perbuatan negatif lainnya," tambah dia.

Dia menjelaskan, hingga kini Rekan Jokowi sudah terbentuk di 10 provinsi besar di tanah air. Di antaranya, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan.

"Jika Rekan Jokowi berhasil menarik suara milenial di 10 provinsi tersebut, peluang Jokowi-Ma'ruf memenangkan Pilpres sangat besar. Khusus Jakarta, Rekan Jokowi membidik sekitar 1-2 juta suara dari kaum milenial," kata dia.

Pada kesempatan tersebut, hadir Sekjen for Jokowi Andi Azwan. Kepada para Rekan Jokowi, dia meminta agar kaum milenial tak cepat emosi ketika menghadapi berita hoax.

"Begitu mendapat berita hoax, Rekan Jokowi harus bersabar, jangan terpancing apalagi sampai emosi. Jika kita bisa bersabar dan menahan diri, berita-berita hoax tersebut tak akan berhasil memecah belah kita," kata Andi.

Dia memprediksi, perang udara melalui berita hoax akan semakin panas sebulan jelang Pilpres 2019. "Sebulan menjelang Pilpres, serangan udara akan luar biasa. Tapi kami sudah siap menghadapi segala kemungkinan yang bakal terjadi," pungkas Andi.(ydh)

Berita Terkait


Baca Juga !.