Senin, 10 Desember 2018 11:19 WIB

Megapolitan

Korban Pembunuhan Satu Keluarga Sempat Bercengkerama dengan Pelaku

Redaktur: Darul Fatah

PENGUNGKAPAN KASUS - Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Wahyu Hadiningrat didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/11/2018). Yudha Krastawan

INDOPOS.CO.ID - Haris Simamora diperkirakan melakukan pembunuhan sadis terhadap satu keluarga di Bekasi, Jawa Barat, Senin (12/11/2018) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Sebelum membunuh, ia sempat bercengkerama dengan korban sekitar pukul 09.00 WIB.

"Pelaku datang jam 9 malam karena sudah terbiasa datang minimal setiap bulan. Namanya saudara, mereka bercengkerama," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di kantornya, Jumat (16/11/2018).

Setelah korban tertidur, sekitar pukul 23.00 WIB, Haris lantas ke belakang rumah korban untuk mencari berangkas alat-alat material. Di sana, ia melihat sebuah linggis.

"Dia melihat linggis. Jadi dia mengambilnya untuk melakukan pembunuhan. Selain menusuk, pelaku juga memukul korban dengan linggis," ungkap Argo.

Kasus ini menewaskan Diperum Nainggolan, 38 dan isterinya, Maya Ambarita, 37, serta kedua anaknya, Sarah Boru Nainggolan, 9, dan Arya Nainggolan, 7. Diperum dan Maya dibunuh oleh pelaku saat tidur di ruang tamu rumahnya.

Sedangkan anak-anaknya itu dibunuh usai terbangun dari tidurnya dan memergoki pelaku membunuh kedua orang tuanya itu. Namun sebelum akhirnya dibunuh, kedua anak itu sempat dibawa ke kamarnya oleh pelaku untuk ditidurkan. "Anak-anaknya ditidurkan lalu dicekik," ungkap Argo.

Adapun motif pembunuhan tersebut diduga didorong perasaan sakit hati pelaku terhadap korban. Pasalnya, pelaku sering dihina oleh korban semasa hidup. "Kadang kalau tidur, (pelaku) dibangunkan dengan kaki," pungkas Argo.(ydh)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pembunuhan-di-bekasi #polda-metro-jaya #kriminalitas 

Berita Terkait

Lagi Kongkow, Adik Vicky Prasetyo Diserang

Megapolitan

Terlihat di CCTV, Empat Maling Motor Tertangkap

Jakarta Raya

Puluhan Ribu Ekstasi Disita

Headline

Berkomplot, PRT Gasak Harta Majikan Rp 3 M

Megapolitan

Pria Mengaku Kapolsek Dibekuk

Jakarta Raya

IKLAN