Megapolitan

Dewan Minta Kinerja BUMD Dievaluasi

Redaktur: Syaripudin
Dewan Minta Kinerja BUMD Dievaluasi - Megapolitan

Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID  - Badan anggaran DPRD Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengevaluasi sejumlah BUMD. Hal itu dilakukan sebagai upaya pemetaaan terhadap penyertaaan modal dari APBD yang digulirkan tiap tahun.

”Harus dievaluasi, dari sisi perencanaan bisnisnya. Bagaimana keuntungannya? Bagaimana kinerjanya? Jadi masyarakat tahu mana yang layak diberikan modal, mana yang tidak," terang Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Komarudin, Jumat (16/11).
Menurut Komar juga, saat ini BUMD harus memiliki perencanaan bisnis yang matang. Sehingga dalam lima tahun mendatang semua perencanaan itu bisa terealisasi dan terukur. "Jadi tidak hanya menghabiskan anggaran penyertaan modal dari APBD ajah," paparnya juga.
       Padahal, kata Komar juga, faktor utama yang perlu dipertimbangkan dari eksistensi BUMD bukan melalui sisi bisnisnya, melainkan dari sektor pelayanannya terhadap masyarakat. Selama BUMD itu bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat secara baik, maka wajib diberikan penyertaan modal.Baru faktor aspek bisnisnya, apakah perusahaan daeran itu memiliki efek pertumbuhan ekonomi mikro maupun makro. Ketiga kontribusi mereka terhadap pendapatan asli daerah (PAD). "Sebetulnya di depan Banggar, sejumlah pimpinan BUMD sudah memaparkan rencana bisnis mereka, namun kan belum detail," paparnya juga.

Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya berencana memanggil seluruh direktur utama (dirut) BUMD. ”Hasil rapat kerja itulah yang nantinya akan menjadi rekomendasi kepada DPRD agar BUMD terkait harus ada penyertaan modal," paparnya juga.
Sementara itu, Dirut PD Mitra Patriot TB Hendra, mengatakan  sudah menyiapkan rencana bisnis untuk lima tahun ke depan sejak Juni lalu. Karena itu, dengan kondisi keuangan daerah yang ada saat ini pihaknya merasa tak keberatan melakukan perbaikan.

”Nantinya akan kami pilah mana rencana bisnis yang jadi prioritas, karena sudah disiapkan sejak jauh hari tentunya cash flownya akan berubah," katanya. Meski begitu, Hendra mengapresiasi usulan DPRD untuk mengevaluasi BUMD.Karena, sejauh ini penyertaan modal yang diberikan kepada BUMD tidak pernah merata. ”Kita sambut baik dan kalau mau program kerja di-review, akan kami  lakukan. Akan  kami revisi," tandasnya. (dny)

Berita Terkait

Jakarta Raya / 106 Anggota Dewan Terlalu Banyak Alasan

Megapolitan / Protes, Gedung Baru Bau Toilet

Nusantara / Minta Uang ‘Ketok Palu’

Jakarta Raya / Politisi Kebon Siapkan Empat Perda Inisiatif di 2019

Jakarta Raya / Rapat Banggar DPRD Berlangsung Panas


Baca Juga !.