Kamis, 13 Desember 2018 06:11 WIB

Politik

Dua Kali Lolos ke Senayan, Misbakhun Berbagi Ilmu ke Caleg di Pasuruan

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun membagi ilmunya kepada para calon anggota legislatif (caleg) dari Golkar di Pasuruan.

Misbakhun sendiri sudah dua kali lolos menjadi anggota DPR itu mengajarkan cara menarik simpati pemilih kepada para caleg Golkar untuk DPRD Pasuruan, Probolinggo dan Jawa Timur II.

“Saya harap seluruh kader Golkar bisa merawat konstituen dengan baik. Saya merasa ikut bertanggung jawab soal bagaimana membesarkan Partai Golkar di Pasuruan dan Probolinggo,” ujar Misbakhun dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/11/2018).

Misbakhun lantas menjelaskan upaya sampai terpilih menjadi anggota DPR pada Pemilu 2009 dan Pemilu 2014. Pada Pemilu 2014, Misbakhun mengaku memperoleh sekitar 2.500 suara di Kota Pasuruan saja.

Sedangkan di Kabupaten Pasuruan, suara pribadi Misbakhun dan Golkar mencapai 92 ribu. Adapun di Kabupaten Probolinggo, suara pribadi Misbakhun dan Golkar sekitar 88 ribu. “Kota Probolinggo sekitar 17 ribu. Total perolehan sekitar 220 ribu,” sebut dia.

Pada Pemilu 2014, Golkar meloloskan Misbakhun sebagai caleg DPR dari daerah pemilihan Jawa Timur II yang meliputi Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Probolinggo dan Kota Probolinggo.

Misbakhun menambahkan, kalau Golkar bisa meraih sekitar 320 ribu pada Pemilu 2019, maka partai pimpinan Airlangga Hartarto itu bisa meloloskan dua caleg DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur II.

“Kalau bertambah 100 ribu saja, Partai Golkar Insya Allah bakal mendapatkan dua kursi untuk DPR RI. Karena itu harus diperjuangkan dengan sungguh-sungguh," tegas dia.

Misbakhun juga mengharapkan Golkar bisa meloloskan delapan calegnya untuk DPRD Kabupaten Pasuruan ataupun Kota Pasuruan. Menurut dia, dengan dominan di DPRD maka peran Golkar akan kian terlihat.

“Kalau ingin berperan, Partai Golkar harus menjadi pemimpin dan memiliki peran kuat di dalam pemerintahan di Pasuruan baik kabupaten ataupun kota. Satu-satunya cara adalah merebut minimal delapan kursi,” tutur dia menambahkan.

Lebih lanjut , Misbakhun mengatakan, target minimal 8 kursi untuk DPRD di Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan sangat rasional. Namun, untuk mencapai target itu harus dengan kerja keras.

“Susunan caleg sudah bagus, komposisi bagus, tinggal kerja politik. Kemudian kerja ketemu rakyat, bukan rapat lagi,” pesan Misbakhun.

Ketua Departemen Pengawasan Pembangunan DPP Golkar itu menegaskan, Pemilu 2019 menjadi desain awal pertarungan politik bagi partai berlambang pohon beringin tersebut untuk memenangi Pilkada 2020. “Kita harus dalam kekuatan yang besar, sehingga dengan siapapun kita bertarung, kita adalah koalisi pengendali, bukan koalisi yang melengkapi,” imbuhnya.

Hanya saja, Misbakhun juga mewanti-wanti para caleg Golkar agar tidak saling berebut basis suara. Menurutnya, kekompakan justru lebih diperlukan demi mendulang suara pemilih.

“Silahkan bekerja untuk kebaikan, karena sistem penghitungannya adalah siapa partai yang mendapat suara terbanyak, dia dihitung yang pertama,” katanya. (aen)


TOPIK BERITA TERKAIT: #misbakhun #legislatif-caleg #golkar 

Berita Terkait

IKLAN