Nasional

Upaya Jadi Double Track, Menhub Tinjau Proyek Stasiun Citeras

Redaktur: Heryanto
Upaya Jadi Double Track, Menhub Tinjau Proyek Stasiun Citeras - Nasional

Menhub Budi Karya Sumadi, saat meninjau proyek padat karya dan melihat Stasiun Citeras, Banten, Minggu (18/11/2018)

INDOPOS.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau proyek padat karya di Stasiun Citeras dan juga Maja, Banten," Minggu (18/11/2018).

Mantan Dirut Angkasa Pura II itu kemudian berdialog dengan para pekerja yang mengerjakan proyek padat karya tersebut. Selain itu, Budi Karya melihat perkembangan pembangunan Stasiun Citeras, Banten, yang dimodernisasi.

Serta melihat proyek double track atau Jalur ganda Maja-Rangkasbitung di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Yang memiliki Panjang lintasan Km 62+700-Km 79+900 (17,2 km'sp).

"Upaya yang kita lakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, bagaimana ini jadi double track. Dengan begitu kapasitas jadi meningkat. Karena banyak sekali masyarakat Rangkasbitung yang memerlukan moda transportasi KRL," ujar Budi Karya.

Kereta Api (KA) Tanah Abang-Rangkasbitung sebelumnya menggunakan kereta api lokal/KRD (4 KA/hari). Rata-rata penumpang di stasiun Citeras 326 penumpang per hari.Sedangkan di Stasiun Rangkasbitung 5.887hari.

Pada awal maret 2017, lintas Angke-Tanah Abang-Rangkas Bitung dilayani KRL 4 KA per hari dengan kapasitas angkut 7.200 penumpang per hari.

Mulai 1 april 2017, lintas Angke-Tanah Abang-Rangkasbitung dilayani KRL lintas Maja-Tanah Abang 153 KA per hari dan 34 ka per hari keberangkatan/kedatangan Rangkas Bitung. Total perjalanan KRL menjadi 187 KA per hari.

Dengan kapasitas angkut 307.800 penumpang per hari. Dari 34 KA/hari keberangkatan/kedatangan dari Rangkasbitung akan ditingkatkan menjadi 64 KA/hari.

"Dengan begitu akan memudahkan warga Rangkasbitung yang ingin ke Tanah Abang. Dan juga sebaliknya. Namun begitu, pemerintah juga mendorong ada kawasan ekonomi, di wilayah setempat. Sehingga tidak semua warga ke Jakarta untuk bekerja," jelas Budi Karya.

Sementara itu, program padat karya Balai Teknik Perkeretaapian wilayah Jakarta dan Banten, yakni pertama lektrifikasi listrik aliran atas jalur ganda Ka Km 63+200-Km 80+700 antara Maja-Rangkasbitung.

Kedua, sterilisasi jalur KA antara Maja-Rangkasbitung dan ketiga pekerjaan switch over, bongkar wesel existing dan pasang wesel baru, termasuk MTT jalur ganda KA antara Maja-Rangkasbitung.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Zulfikri mengatakan, stasiun itu akan segera diresmikan. "Stasiun Citeras ini di modernisasi. Dalam waktu dekat akan segera diresmikan," ujar Zulfikri saat ikut mendampingi Menhub.

Selain Citeras, ada beberapa stasiun lainnya yang juga dimodernisasi. Yakni Stasiun Klender, Buaran, Klender Baru, Cakung dan Kranji, yang diresmikan November 2018.

Adapun pengoperasian Stasiun Citeras dijadwalkan dilakukan akhir 2018. Serta pengoperasian double track Maja-Rangkasbitung dan pengoperasian elektrifikasi Maja-Rangkasbitung.

"Pengoperasian berbagai prasarana kereta api bertujuan untuk meningkatkan kapasitas lintas perjalanan KA pada lintas tersebut. Juga untuk meningkatkan keselamatan," pungkasnya. (dai)



Berita Terkait

Nasional / Peraturan Baru Diteken

Headline / Menhub Upayakan Harga Tiket Pesawat Tak Malambung

Nasional / Lion Air Terancam Kena Sanksi


Baca Juga !.