Crazy Race

INDOPOS.CO.ID – Di tengah hujan lebat GP Valencia yang menjadi balapan terakhir musim ini, satu-persatu pembalap bertumbangan , Minggu (18/11). Setelah sempat dihentikan pada lap ke-13, pembalap Ducati Andrea Dovizioso akhirnya menjadi kampiun.

Race director terpaksa mengibarkan red flag alias bendera merah di lap 13 lantaran hujan turun begitu lebat. Apalagi, sejak lap pertama sampai ke-13 itu sudah ada 11 kejadian para pembalap terjatuh. Mayoritas gara-gara tergelincir.

Di antara para pembalap yang tergelincir itu ada pembalap Movistar Yamaha yang memulai race dari posisi pole position Maverick Vinales. Gara-gara kejadian ini harapan Vinales untuk finis di posisi ketiga klasemen akhir pembalap pupus.

Sang juara dunia Marc Marquez juga tumbang. Pembalap Spanyol itu tergelinciri di lap enam pada tikungan delapan. Dia tak mampu lagi meneruskan balapan dengan memeganig bahu kiri. Sama seperti yang dia alami di babak kualifikasi kedua pada Sabtu. Setelah berjalan 13 lap dengan begitu banyak insiden balapan akhirnya dihentikan. Sekitar 15 menit kemudian, saat hujan mulai reda race dilanjutkan dengan 16 pembalap mengikuti start ulang.

Mereka melahan14 lap tersisa. Pembalap Suzuki Ecstar Alex Rins memulai dari posisi terdepan. Dovizioso sendiri memulai start ulang itu dari posisi kedua. Sementara pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi berada di urutan ketiga.

Power mesin Ducati yang lebih besar membuat Andrea Dovizioso langsung menyalip Rins sebelum sampai di tikungan pertama. Setelah itu kontan Dovizioso terus memimpin lomba sampai akhir. ” It was a crazy race (Ini balapan gila,Red),” ucap Dovizioso dalam wawancara usai lomba.

”Saya bersyukur tidak terjatuh di awal. Itu karena terlalu banyak air (di lintasan, Red). Sungguh menyenangkan mengakhiri musim dengan hasil seperti ini,” tambah pembalap asal Italia tersebut.
Rossi membuang-buang kesempatan finis di podium. Saat lima lap tersisa, dia berada di posisi kedua. Namun, manuver yang dia lakukan membuatnya terjatuh di tikungan 12. Rossi memang masih bisa meneruskan balapan tapi hanya finis di posisi 13. Karena momen tersebut, pembalap KTM Pol Espargaro ketiban untung. Dia yang berada di posisi keempat naik ke posisi ketiga. Sementara Rins juga naik ke posisi kedua. Formasi ini bertahan sampai finis.

Ini sekaligus membuat KTM membuat sejarah. Mereka meraih podium pertamanya sepanjang keikutsertaan di MotoGP. ”Saya tidak bisa mengatakan apapun. Ini sungguh luar biasa,” ucap Bos KTM Pit Beirer. ”Kami sangat menunggu momen ini. Saya tidak bisa menggambarkan kepadamu betapa kami menginginkan ini,” tambahnya. (irr)

Komentar telah ditutup.