Indosport

Saat Gli Azzuri Tampil Tak Bergigi

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Saat Gli Azzuri Tampil Tak Bergigi - Indosport

Ciro Immobile. Foto: BERTORELLO/AFP

INDOPOS.CO.ID – Allenatore Italia Roberto Mancini boleh berkilah kalau sasarannya lolos Euro 2020. Bukan di UEFA Nations League. Akan tetapi, performa Azzurri sepanjang fase grup di Nations League kali ini sudah memberikan gambaran kekuatan Italia di tangan Mancini. Kemarin WIB (18/11) Italia tertahan tanpa gol atas Portugal dalam laga terakhirnya di San Siro, Milan.

Kegagalan memenangi laga kandang itu memupuskan ambisi Giorgio Chiellini dkk bisa lolos ke semifinal Nations League. Bagi Italia, itu kali kedua mereka hanya mampu menyudahi laga dengan imbang di kandang sendiri selama Nations League. Sebelumnya Italia tertahan 1-1 melawan Polandia (8/9).

Hasil imbang di laga home kemarin pun jadi kali keenam dialami Italia. Apesnya, empat imbang di kandang itu terjadi selama era Mancio. Selain dua laga di Nations League, Italia pun imbang saat menjamu Belanda (5/6) dan Ukraina (11/10) dalam laga uji coba. Sulitnya Italia di dalam membunuh laga itu juga dipengaruhi ompongnya lini depan.

Selama Nations League, hanya dua gol yang dikoleksi Italia. Di antara sesama negara di  top two klasemen grup di League A, Italia yang terendah. Kemarin, Italia tak mampu mencetak satu gol pun dari 15 kali tembakannya. ''Kami mendominasi tim juara Eropa. Hanya kesusahan menciptakan gol-lah kelemahan kami,'' klaim Chiellini, kepada Rai Sport.

Dominasi 69,3 persen penguasaan bola jadi performa terbaik Italia pada Nations League ini. Sayang, 20 persen efektivitas tembakan kemarin jadi yang terendah. Dari 15 kali tembakan hanya tiga di antaranya yang tepat sasaran. Chiello mengklaim, Italia era Mancini masih belum matang. ''Kami masih saling mengenal satu sama lain. Kami masih butuh waktu,'' sebut pemain yang melakoni laga ke-100-nya di timnas itu.

Striker Ciro Immobile yang sebelumnya diharapkan mengakhiri paceklik golnya setahun terakhir pun tak berdaya. Immobile membuang peluang dari dua tembakannya selama 73 menit dia bermain. ''Rendahnya produktivitas gol di tim ini sudah membebani saya,'' keluh Immobile, kepada Sky Sport Italia.

Selama Nations League ini, Ciro Il Grande -julukan Immobile- baru dua kali dimainkan. Bersama Lorenzo Insigne dan Federico Chiesa, bomber Lazio tersebut jadi salah satu sorotan di balik rendahnya produktivitas Italia. Dua gol di Nations League pun dicetak pemain yang tidak masuk posisi menyerang.

Satu gol dari Jorginho (gelandang) dan Cristiano Biraghi (bek kiri). Simone Zaza adalah striker murni terakhir yang menyumbang gol bagi Italia. Gol Zaza itu terjadi saat Italia ditahan 1-1 Belanda di dalam uji coba (5/6). ''Saya lebih khawatir dengan kesulitan tim ini menciptakan  gol. Kami harus lebih baik,'' selorohnya.

Padahal, di balik penampilan Italia kemarin, passing-passing cepat ala Maurizio Sarri di Napoli dan Chelsea sempat dipakai Mancini untuk mengembalikan produktivitas gol skuadnya. ''Kami lebih sering kurang beruntung pada babak pertama. Saya tidak berpikir akan ada banyak yang harus kami ubah. Meski dalam situasi tertentu tembakan kami lebih sering melebar dari 5 sampai 10 sentimeter,'' tutur Mancini. (ren)

Berita Terkait

Internasional / Penjual Buku di Italia Ajak Anak-anak Cintai Buku dan Lingkungan

Headline / Tangan Tenggelam, Karya Seni Bentuk Protes

Internasional / Polisi Tangkap WN Somalia yang Mau Serang Vatikan

Internasional / Helikopter Jatuh di Pegunungan Portugal

Total Football / UEFA Nations League: Penalti Jorginho Selamatkan Mancini

Piala Dunia 2018 / Dihempaskan Uruguay, Portugal Susul Argentina Pulang Kampung


Baca Juga !.