Internasional

Kebakaran Hutan California Sudah Tewaskan 76 Orang

Redaktur: Indra Bonaparte
Kebakaran Hutan California Sudah Tewaskan 76 Orang - Internasional

SEDIH – Presiden AS Donald Trump didampingi Gubernur California Jerry Brown dan Gubernur terpilih Gavin Newsom, sedang mendengar laporan dari sheriff setempat di depan puing-puing kendaraan yang terbakar. Diinformasikan kalau beberapa korban tewas di dalam mobil, tanpa sempat menyelamatkan diri. (FOTO-FOTO : SAUL LOEB / AFP)

INDOPOS.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengunjungi lokasi kebakaran dahsyat di California. Ia datang untuk melihat keadaan yang sebenarnya di bekas kawasan super elite di Malibu, sekaligus mendengar langsung laporan dari Gubernur California.

Kebakaran itu sendiri hingga saat ini setidaknya sudah menelan korban jiwa sebanyak 76 orang, dan 1.000 orang masih dinyatakan hilang. Atas laporan itu dan melihat langsung kondisi di lapangan, Trump mengaku dirinya sangat sedih. Ia menilai pengelolaan hutan yang buruk yang patut untuk disalahkan. Namun, di Kota Paradise yang juga terlanda api, Trump memuji upaya penegak hukum lokal, politisi, dan tim pencari korban di lapangan. ”Kami harus melakukan pemeliharaan manajemen dan kami akan bekerja sama juga dengan kelompok-kelompok lingkungan," kata Trump seperti dilansir dari BBC, Minggu (18/11).

Trump sendiri begitu tiba di lokasi kebakaran langsung disambut oleh Gubernur Jerry Brown dan gubernur terpilih Gavin Newsom yang mana keduanya sempat berdebat dengan Trump terkait kebakaran hutan itu. Kepada wartawan, Trump dan Newsom berjanji untuk bekerja sama untuk mencegah tragedi itu terjadi lagi. ”Sekarang adalah waktu untuk bersama-sama menyatukan orang-orang California,” kata Gubernur Jerry Brown dalam Twitter-nya.

Sebelumnya para ahli telah mengatakan, cuaca yang buruk, perubahan iklim, dan pergeseran populasi sebagai penyebab kebakaran hutan itu. Bencana kebakaran ini juga menambah kesengsaraan ketika di tempat penampungan terdapat puluhan orang yang sakit, ini akibat udara yang buruk di California, bahkan terburuk di dunia. Sedangkan hujan yang diperkirakan akan turun pekan depan diharapkan dapat membantu memadamkan api, meski juga akan membawa lumpur dan banjir dari lereng bukit.

Pencarian

Hingga hari ke 9, kebakaran yang sudah berlangsung sejak Kamis pagi (8/11) waktu setempat api sudah mulai dapat dipadamkan. Meski begitu angin kencang masih menjadi kendala tim pemadam. Dilansir dari BBC beberapa waktu yang lalu, kecepatan angin bisa mencapai hingga 64 km per jam, diperkirakan masih mengancam sekitar 57 ribu rumah.Tim SAR juga masih bekerja keras mencari mayat-mayat korban di antara puing-puing yang masih terbakar. Beberapa mayat ditemukan di dalam mobil-mobil yang diserbu oleh api yang bergerak sangat cepat. Ini terjadi ketika penduduk berebut untuk melarikan diri dari kebakaran dahsyat.

Seperti dilansir Washington Post, petugas pemadam kebakaran masih bertarung dengan api yang telah menyebabkan 11 ribu rumah dan bangunan terbakar dan hancur, termasuk membakar habis lahan hutan seluas 200 ribu hektar. Kebakaran hutan di California ini paling merusak dalam sejarah, menewaskan setidaknya 76 orang. Banyak dari para korban diyakini adalah warga lanjut usia. Rumah mewah di Malibu dan komunitas pantai lainnya termasuk di antara properti yang hancur. Kota terdekat Calabasas, rumah bagi selebritas terkenal, tetap berada di bawah perintah evakuasi wajib.

Banyaknya orang yang hilang, hingga 1.000 orang membuat tim pencari terus menyisir lokasi kebakaran. Tiga kamar mayat portabel, sejumlah anjing spesialis, antropolog forensik juga sudah disiapkan. Lebih jauh ke selatan, api sejauh ini telah menewaskan dua orang karena membakar resor pantai termasuk di Malibu, yang menjadi resor favorit orang-orang kaya dan terkenal Amerika. (ina/iml/jpc)

 

Berita Terkait

Daerah / Dua Hektare Terbakar karena Puntung

Internasional / Badai Pasifik Ancam California

Internasional / Badai Salju di Carolina Tewaskan Tiga Orang

Internasional / Ditemukan Sejumlah Mayat di Mobil Lari dari Kebakaran Hutan Kalifornia

Nusantara / Api Nyaris Lumat Gedung Sekolah

Nusantara / 900 Hektare Lahan Terbakar


Baca Juga !.