Kamis, 13 Desember 2018 07:01 WIB

Nasional

Maulid Nabi, Ma'ruf Amin Minta Pendukung Capres Tetap Rukun

Redaktur: Redjo Prahananda

Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Medan, Sumut. Foto : istimewa

INDOPOS.CO.ID - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin memperingati momentum kelahiran Nabi Muhammad SAW bersama relawan di Medan Sumatera Utara, Selasa (20/11/2018).

Dalam kesempatam itu, Ma'ruf menyerukan agar para pendukung capres-cawapres terus menjaga sikap toleran dengan tidak saling bertengkar, sesuai dengan ajaran Nabi besar Muhammad SAW.

Ribuan warga dan majelis taklim setempat turut mengisi acara ini. Hadir pula menantu Presiden Jokowi, Bobby Siregar, Ustad Yusuf Mansur, dan Walikota Binjai H. Muhammad Idaham.

Ma'ruf menjelaksn, Islam mengajarkan benar soal sikap toleran itu. Makanya ada kata-kata 'Bagimu agamamu, bagiku agamaku'. “Berbeda partai, harus toleran. Sesama anggota partai tidak perlu bertengkar. Berbeda capres, sebagai bangsa, kita harus tetap rukun. Inilah namanya toleran. Lakum dinukum waliyadin.”

Ma'ruf menuturkan, perilaku cinta dan kasih sayang diantara sesama harus menjadi prioritas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Maka berbeda agama, berbeda suku, tetap kita membangun mawaddah wa rahmah. Bukan saling membenci dan saling memusuhi," kata Ketua Umum MUI Nonaktif itu.

Lalu, dia bercerita tentang kondisi memprihatinkan sejumlah negara di Timur Tengah. Sesama umat Islam di sana, bisa saling bunuh. Peristiwa ini terjadi di Suriah, Yaman, dan Afghanistan.

Kiai asal Banten dan punya darah Madura ini berpesan kepada seluruh elemen bangsa menjaga kerukunan. “Karena kita berpegangan pada prinsip ukhuwah islamiyah, sesama umat Muslim, sesama warga negara Indonesia," papar Ma’ruf menambahkan. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #maulid-nabi #maruf-amin 

Berita Terkait

Ulama Jaksel Deklarasi Dukung Ma’ruf Amin

Politik

Hijrah dari Kultural ke Struktural

Politik

Yenny ke Jokowi, Kubu Prabowo Tetap Optimistis

Headline

Yenny Wahid : Kami kenal Kiai Ma'ruf Paling Lama

Nasional

IKLAN