Ekonomi

Ultah, Indosat Hadirkan Paket Data Murah

Redaktur: Jakfar Shodik
Ultah, Indosat Hadirkan Paket Data Murah - Ekonomi

EKSPANSI – Indosat terus memperkuat infrastruktur jaringan 4G untuk memanjakan konsumen. FOTO: DEWI/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Merayakan hari jadi ke-51, Indosat Ooredoo melalui brand IM3 Ooredoo, mempersembahkan paket Sensa51 1GB hanya dengan Rp 51. Penawaran itu, menjadi terobosan paket data termurah se-Indonesia untuk mendorong masyarakat semakin banyak menikmati layanan telekomunikasi dengan harga terjangkau.

Chief Sales & Distribution Officer Indosat Ooredoo Hendri Mulya Syam mengatakan, melalui paket sensa51 1GB Rp 51, IM3 Ooredoo terus berinovasi menghadirkan produk simple, transparan, dan terjangkau. Dengan begitu, bisa memberi pengalaman mengakses dunia digital dengan lebih baik bagi masyarakat Indonesia. ”Pelanggan bisa membeli paket dengan mudah melalui aplikasi myIM3,” tutur Hendri di Jakarta, Senin (19/11).

Penawaran spesial itu hanya dapat dibeli 1 kali selama periode promo berlangsung 51 jam, mulai 19 November 2018 pukul 09.00 WIB hingga 21 November pukul 12.00 WIB. Kualitas layanan yang dihadirkan juga didukung jaringan data unggul dengan terus membangun infrastruktur jaringan secara agresif berbasis teknologi 4G. Di mana, saat ini sudah tersedia pada 1.929 kecamatan seluruh Indonesia. ”Itu akan terus berkembang dan semakin diperluas ke depan,” ulasnya.

Hingga pertengahan tahun ini, Indosat Ooredoo mencatat peningkatan traffic data 79,1 persen dibanding periode sama tahun lalu. Menyadari itu, perusahaan telah melakukan perluasan jaringan 4G baik di Pulau Jawa dan luar Jawa. Ditarget akan membangun sekitar 4.300 BTS tahun depan untuk mendukung tren kebutuhan masyarakat digital.

Tidak hanya itu, perseroan juga terus melakukan inovasi dan perkembangan. Indosat mengklaim berperan dalam membangun sarana infrastruktur broadband sebagai persiapan memasuki revolusi industri 4.0 bertumpu pada pengembangan infrastruktur digital, koneksi, dan penggunaan internet. ”Revolusi industri 4.0 paling tidak Indosat berperan dalam pembangunan infrastruktur broadband,” tukasnya.

Sedang untuk aplikasi-aplikasi digital lain, menurut Hendry, bisa berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan rintisan atau startup di Indonesia. Apakah Indosat akan turut menjadi operator penyedia jaringan 5G? Hendri menyebut, pihaknya akan menunggu lelang spektrum jaringan itu. ”Kami menunggu pemerintah. Kalau pemerintah sudah melelang spektrumnya, pasti kami akan ikut dalam lelang spektrum 5G tersebut,” tegasnya.

Alasan Indosat fokus pada pembangunan dan perluasan jaringan teknologi 4G secara masif, karena jaringan ini sangat ideal bagi Internet broadband. ”Kami langsung lompat ke teknologi 4G. Di mana, kalau melihat sisi teknologi broadband, teknologi 4G merupakan teknologi paling ideal. Jadi, dibandingkan (operator) lain 3G, cukup masif kami tidak. Karena kami langsung lompat ke 4G secara massif,” ucapnya.

Untuk pembangunan dan memperluas jaringan 4G ke Indonesia Timur, Indosat akan mengandalkan proyek Palapa Ring pemerintah. Karena pembuatan saluran atau backbone Internet sendiri agak susah. (dew)

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait

/ Buyback Indosat Apa Kabar?

Ekonomi / Operator Tambah Kapasitas Traffic

/ Ini Inovasi Produk Terbaru IM3 Oredoo

Tekno / 2017, Indosat Ooredoo Luncurkan 4,5G


Baca Juga !.