Penertiban Reklame Liar, Satpol PP DKI Dinilai Tebang Pilih

INDOPOS.CO.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Salpol PP) dinilai tidak profesional dalam bekerja. Tidak sedikit dalam penindakan pelanggaran peraturan daerah (perda) masih tebang pilih.

Pernyataan tersebut diungkapkan Anggota DPRD DKI Jakarta Muhamad Guntur dalam pesan singkatnya di Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Baca Juga :

Menurut Guntur, beberapa kali DPRD DKI mempertanyakan kinerja Satpol PP. Tetapi mereka hanya berkilah karena kekurangan personel.

“Kami sudah tambah dua ribu personel, jadi tidak ada lagi alasan kekurangan personel. Satpol PP harus bertindak profesional lagi,” terang Guntur.

Baca Juga :

Guntur menjelaskan, ke depan DPRD DKI akan memantau secara langsung kinerja Satpol PP dan membuka langsung pengaduan dari masyarakat. Hal ini bagian dari pengawasan DPRD DKI terhadap kinerja Satpol PP.

Sebelumnya, ditemukan 60 reklame ilegal di kawasan kendali ketat. Padahal di kawasan tersebut dilarang berdiri reklame. Serikat Pengusaha Reklame Jakarta (SPRJ) menilai Pemprov DKI melalui Satpol PP masih belum serius melakukan penertiban reklame ilegal tersebut. (nas)


loading...

Komentar telah ditutup.