Jakarta Raya

Disinyalir, Ada Oknum Birokrat Jual Izin Reklame di K3 DKI

Redaktur: Darul Fatah
Disinyalir, Ada Oknum Birokrat Jual Izin Reklame di K3 DKI - Jakarta Raya

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Indonesia (UI) Agus Raharjo mengatakan, penerbitan izin atas 60 reklame di kawasan kendali ketat merupakan ulah oknum.

Pasalnya, larangan reklame di kawasan kendali ketat (K3) sudah diatur dalam peraturan daerah (perda). Tentu, penerbitan perda tersebut berdasarkan pertimbangan faktor keselamatan dan keamanan pengguna jalan.

“Dampaknya kan berbahaya bagi pengguna jalan, ya itu kan menganggu. Apalagi ini musim hujan bisa ambruk atau menghalangi pandangan,” ujar Agus Pambagio dihubungi di Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Ia sangat menyayangkan adanya oknum yang memperdagangkan izin pemasangan reklame di kawasan kendal ketat. “Itu cari duit sajalah. Sayangnya lagi, Satpol PP tidak berani nurunin, mereka tidak berani kan ada calonya,” tegas Agus.

Sebelumnya, ditemukan 60 reklame ilegal di kawasan kendali ketat. Padahal di kawasan tersebut dilarang berdiri reklame. Serikat Pengusaha Reklame Jakarta (SPRJ) menilai Pemprov DKI melalui Satpol PP masih belum serius melakukan penertiban reklame ilegal tersebut. (nas)

Berita Terkait

Nasional / DKI Sudah Kembangkan Ekosistem Wakaf

Megapolitan / Kasus Saldo Rp Nol BPNT hanya Kasusistik

Headline / Pemprov DKI Berlakukan SKTM, Dinilai Kemunduran 

Megapolitan / Anies Jamin Air Bersih

Megapolitan / Evaluasi Fogging Serentak

Megapolitan / Satu Lagi Caleg Berpotensi Terancam Dicoret


Baca Juga !.