Wagub Berharap Banten Berdaulat Pangan

INDOPOS.CO.ID – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengharapkan adanya pembangunan ketahanan pangan Provinsi Banten dan Kabupaten/Kota dalam mendukung program Banten maju, mandiri, berdaya saing ,sejahtrera dan berakhlakul karimah.

Andika melihat dengan ketahanan pangan di Provinsi Banten, masyarakat tidak hanya dititikberatkan atas dasar stok ketahanan pangan yang ada, tetapi juga tentang keterjangkauan harga. “Ini merupakan permasalahan, setiap saya datang ke Kabupaten/Kota yang terdiri dari 155 kecamatan, 1550 desa dan kelurahan, masyarakat selalu mengeluhkan mengenai harga pangan,” ungkap Andika., Kamis (22/11).

Dikatakan dirinya bersama gubernur sudah memformulasikan kebijakan-kebijakan untuk memacu penguatan ekonomi masyarakat. Menurut Andika, salah satu program yang sudah direalisasikan dalam kaitan pemberdayaan masyarakat miskin, melalui program bantuan hibah langsung kepada masyarakat melalui program Jamsosratu. Program ini merupakan salah satu cara bagaimana masyarakat bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Ia mengharapkan, permasalahan ini bisa diselesaikan bersama, karena masalah ketahanan pangan dari hulu dan hilir dibutuhkan koordinasi, komunikasi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah baik pusat, provinsi maupun kabupaten/kota.

Sementara itu dalam kaitan tata ruang,kabupaten/kota diminta dapat memprioritas lahan pertanian yang produktif untuk betul-betul dijaga. Provinsi Banten memiliki potensi pertanian yang luar biasa, yaitu di wilayah selatan Lebak dan Pandeglang yang memang sudah di fokuskan untuk wilayah pertanian, perkebunan, kehutanan termasuk perikanan,.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Ali Fadilah mengatakan, rapat pleno dewan ketahanan pangan Provinsi Banten tahun 2018 dilaksanakan dengan tujuan unutuk menyepakati kebijakan serta melakukan evaluasi dan pengendalian dalam mewujudkan ketahanan pangan yang mencakup bidang penyediaan pangan, distribusi pangan, cadangan pangan, penganekaragaman pangan, serta pencegahan dan penangulangan masalah pangan dan gizi Provinsi Banten. (yas)

 

Komentar telah ditutup.