Internasional

145 Paus Pilot Mati Masal

Redaktur: Juni Armanto
145 Paus Pilot Mati Masal - Internasional

TRAGIS-Ratusan ikan Paus Pilot terdampar dan mati masal di pantai Selandia Baru pada 11 Februari 2017. Kejadian serupa kembali terulang, sekitar 145 ikan Paus Pilot mati masal di Pulau Stewart, Selandia Baru akhir pekan lalu.FOTO: MARTY MELVILLE/AFP

INDOPOS.CO.ID - Untuk kesekian kali, ratusan ikan Paus Pilot terdampar bersama di Selandia Baru. Kali ini, sekitar 145 ikan Paus Pilot mati masal setelah terdampar di pantai pulau terpencil, Selandia Baru pada akhir pekan lalu seperti yang dilaporkan pihak berwenang, Senin (26/11).

Departemen Pelestarian (DOC) mengatakan, dua kumpulan ikan Paus Pilot terdampar di pantai di pulau Stewart, 30 kilometer di selatan South Island, Selandia Baru. Setengah dari kumpulan paus itu sudah mati ketika ditemukan petugas DOC, yang mendapatkan kabar soal keberadaan ikan paus tersebut dari seorang yang tengah kemah di sekitar tempat itu.

Manajer Operasi DOC Rakiura, Ren Leppens mengatakan, ikan paus sisanya terpaksa diputuskan untuk dimatikan karena keadaan mereka sudah sangat buruk serta tempat itu terpencil. "Menyedihkan, sangat kecil kemungkinannya untuk dapat mengapungkan kembali paus sisanya," katanya, kemarin.

"Selalu ada keputusan menyakitkan yang harus diambil," tandasnya. Selandia Baru merupakan salah satu negara di dunia dengan angka tertinggi ikan paus terdampar. Penyebab pasti kejadian seperti itu tidak diketahui.

DOC mengatakan bahwa setiap tahun pihaknya menangani rata-rata 85 kejadian.
Banyak hal bisa menyebabkan ikan paus dan ikan lumba-lumba terdampar, antara lain karena sakit, berenang salah arah, masalah geografis, terkena gelombang yang pecah dengan cepat, diburu oleh pemangsa, atau karena cuaca buruk.

Sepuluh paus kerdil pembunuh juga terdampar pada Minggu (25/11) di Pantai 90 Mile di perairan barat North Island. Dua dari mereka mati dan sisanya sedang diupayakan untuk diapungkan kembali. ”Kedua kejadian itu tampaknya tidak berkaitan,” tandasnya.

Pada 10 Februari 2017, Kelompok sukarelawan Project Jonah mencatat ada 416 Paus Pilot yang terdampar di kawasan pantai Farewell Spit, Selandia Baru. Dari jumlah itu 75 persen di antaranya mati. Kawasan itu diduga membingungkan bagi kawanan paus. Sebab, sebelumnya pernah terjadi kasus serupa di tempat yang sama
Kejadian pada 2017 merupakan peristiwa terbesar ketiga dalam catatan sejarah. Kejadian terbesar terjadi pada 1918, ketika sekitar 1.000 Paus Pilot terdampar di pantai Pulau Chatham . Lalu, pada 1985 sekitar 450 paus yang terdampat di pantai Auckland. (ant/jaa)

 

 

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Kebakaran Melanda Permukiman Mampang Prapatan

Megapolitan / Satu Korban Tewas Kecelakaan Truk Tanki BBM Belum Teridentifikasi 

Megapolitan / Truk Tanki Kecelakaan, Pertamina Terjunkan Tim Investigasi 

Daerah / KAL Kembang Bantu Pencarian Korban Tenggelam

Daerah / Sekretariat DPRD Sultra Disegel Massa

Banten Raya / Dilapori Warga, Wahidin Minta Pasien Kanker Ovarium Ditangani


Baca Juga !.