Nasional

SDPPI Luncurkan 8 Inovasi

Redaktur: Jakfar Shodik
SDPPI Luncurkan 8 Inovasi - Nasional

INOVASI - Dirjen Sumber Daya, Perangkat Pos dan Informatika Kemenkominfo Ismail tengah menjelaskan pelayanan digital yang tengah digalakkan kepada media di Jakarta, Senin (26/11). FOTO: JAA RIZKA/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) meluncurkan delapan inovasi pelayanan publik, termasuk pelayanan Satu Hari Selesai (One Day Service) untuk perizinan spektrum frekuensi radio.

Inovasi Ditjen SDPPI itu merupakan bagian dari transformasi digital dan juga untuk mendukung perubahan peran Kemkominfo yang tidak sekadar menjadi regulator, tetapi juga menjadi fasilitator dan akselerator ekonomi digital Indonesia.

Secara rinci delapan inovasi pelayanan publik bidang SDPPI itu antara lain informasi alokasi spektrum frekuensi radio 2018, full online dan host to host pada pelayanan Izin Stasiun Radio (ISR), Sertifikasi Operator Radio (SOR), dan Kalibrasi Balai Uji. Kemudian analytical tool penjualan perangkat telekomunikasi online, pelayanan izin satu hari selesai atau one day service, analytic tool pengelolaan data perizinan spektrum frekuensi radio, lalu peta jalan (roadmap) Internet of Things (IoT), website baru SDPPI, New Media Sosial SDPPI, dan pembaruan sistem pengujian perangkat telekomunikasi.

Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kemenkominfo Ismail mengatakan, tahun ini pihaknya fokus pada transformasi digital pelayanan publik di lingkungan Ditjen SDPPI. Salah satu terobosan ialah perizinan satu hari. ”Jadi, seluruh perizinan di lingkungan SDPPI sudah bisa dilakukan satu hari dan tidak lagi menggunakan tanda tangan biasa, tapi menggunakan tanda tangan digital,” tutur Ismail di Jakarta, Senin (26/11).

Ia mengatakan, keberhasilan itu membuat SDPPI akan kembali melanjutkan terobosan transformasi layanan-layanan baru tahun depan. Kata dia, masyarakat dapat terlibat aktif dalam proses pengendalian dan pengawasan spektrum frekuensi.

Ismail berharap penggunaan spektrum frekuensi radio dilakukan secara tertib. Sebab, spektrum frekuensi radio adalah sumber daya alam terbatas dan sangat krusial untuk digunakan sesuai peruntukannya. ”Kalau digunakan sembarangan bisa berakibat fatal misalnya dikomunikasi penerbangan bisa mengganggu dan membahayakan keselamatan manusia,” ulasnya.

Ismail juga berharap masyarakat memanfaatkan perangkat telekomunikasi secara bijak dan memakai perangkat bersertifikat. ”Jangan menggunakan perangkat illegal alias black market (BM) sehingga dapat membahayakan keselamatan pengguna dan juga tidak dijamin kualitas produknya,” ingat Ismail.

Ditjen SDPPI mengapresiasi para mitra, pendukung kebijakan dan terobosan dirjen yang mengurusi urusan spektrum frekuensi radio ini. Ada 18 kategori penganugerahan dengan melibatkan 23 nominasi para mitra baik media massa maupun perusahaan terkait. ”Kami mengapresiasi mitra karena terobosan, kebijakan, dan aturan-aturan terbitan SDPPI dapat berjalan baik dan berdampak langsung ke masyarakat,” ucapnya.

Direktur Operasi Sumber Daya, Ditjen SDPPI Dwi Handoko menambahkan dalam penerapan perizinan terintegrasi Online Single Submission (OSS) dan One-Day Service (ODS) pada Oktober 2018, Ditjen SDPPI menyelesaikan pelayanan ISR dalam waktu rata-rata 0,5 hari. Dari 2.772 jumlah aplikasi ISR Microwave Link diterima Ditjen SDPPI, 2.706 di antaranya diproses tepat waktu, dan hanya 66 aplikasi tidak diproses tepat waktu. (jaa)

 

Berita Terkait

Nasional / Ada Upaya Adu Domba TNI-Polri

Nasional / Kampanye di Masa Tenang, Ini Ancaman Buat Netizen dan Buzzer

Nasional / 2020, Indonesia Merdeka Sinyal

Headline / Indonesia Butuh 600.000 SDM Talenta Digital

Ekonomi / Startup Gagal karena Nafsu Ingin Cepat Kaya

Nasional / Layanan 4G-LTE Jangkau 97 Persen Populasi Indonesia


Baca Juga !.