Politik

Djarot Sebut Ahok Ingin Masuk PDIP

Redaktur: Nurhayat
Djarot Sebut Ahok Ingin Masuk PDIP - Politik

Djarot Saiful Hidayat

INDOPOS.CO.ID - Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi PDIP, Djarot Saiful Hidayat menyebut mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ingin masuk partai pimpinan Ketum Megawati Soekarnoputri itu. Mantan calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) itu mengaku Ahok berbicara langsung kepada dirinya.

Awalnya Djarot menceritakan soal keinginannya agar Ahokers yang sempat diisukan banyak yang akan golput saat pilpres 2019 untuk memilih petahana Presiden Joko Widodo. Mantan pasangan Ahok di pilgub DKI ini diminta untuk meyakinkan para pendukungnya.

”Bapak-bapak sekalian di Jakarta masih banyak Ahokers, betul enggak? (Betul, Red) saya ketemu sama Pak Ahok, dia bilang, 'Mas tolong pendukung-pendukung kita itu, kalau bisa jangan golput. Kalau bisa pilih Pak Jokowi. Di samping itu, dia harusnya memilih PDIP,” kata Djarot menirukan pesan Ahok kepada wartawan, Senin (25/11).

Ahok punya alasan kenapa meminta pendukungnya memilih PDIP di Pemilu 2019. Dari ceritanya ke Djarot, Ahok menyatakan, hanya PDIP yang memasang badan ketika Ahok mendapat caci maki dari warga yang tidak suka dengan Ahok. Ahok pun menurut Djarot, ingin masuk ke PDIP jika dirinya berpolitik.

”Karena yang berani betul di garis depan, ketika ada yang melawan Pancasila, ketika ada yang menghina seseorang warga negara, mencaci, membenci, dan sebagainya, sebagainya, yang berani paling depan adalah PDI Perjuangan. Ini betul. Makanya dia bilang, 'kalau nanti saya masuk politik, saya akan pasti masuk PDI Perjuangan',” papar Djarot.

Djarot mengatakan, ketika dirinya juga dihina oleh warga, hanya PDIP yang melakukan pembelaan. Terutama, kader PDIP Jogjakarta yang rela datang ke Jakarta untuk membela. ”Ketika dia dihajar seperti itu di Jakarta, saya juga dihajar seperti itu, yang paling berani membela, menunjukkan sikapnya adalah kader-kader PDIP, utamanya wabil khusus dari Daerah Istimewa Jogjakarta datang juga ke Jakarta,” cerita eks Wagub DKI Jakarta itu.

Menurut Djarot, akan terjadi perang ideologi dalam pilpres 2019. Ia berharap, hal ini menjadi perhatian seluruh masyarakat untuk mempertahankan pancasila dimasa depan. ”Kita sudah menghadapi perang ideologi, betul enggak? Hati-hati loh. 2019 ini bukan hanya persoalan Pak Jokowi-Kiai Ma'ruf Amin. 2019 ini bukan hanya persoalan PDIP tapi 2019 persoalan masa depan negara kesatuan republik Indonesia, masa depan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan negara kesatuan republik Indonesia,” tutur Djarot.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, belum menerima kabar tersebut. ”Ya kami sendiri belum terima informasi tersebut. Tetapi intinya seluruh yang masuk tim kampanye itu kami berikan pembekalan-pembekalan yang cukup. Sehingga mereka dalam satu narasi yang sama dengan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf,” terang Hasto di Jakarta, Senin (25/11).

Dia menuturkan, komunikasi yang dibangun oleh PDIP dengan Ahok, saat kadernya Djarot Saiful Hidayat, mengunjunginya di Mako Brimob. Namun, tak ada pembahasan soal masuk tim pemenangan. ”Ya kalau lihat terakhir, Pak Djarot bertemu dengan Pak Ahok dan kemudian dari pertemuan tersebut Pak Djarot menyampaikan hal-hal yang positif. Pak Ahok banyak baca buku dan sehat. Jauh lebih teratur. Itu yang disampaikan Pak Djarot,” ungkap Hasto.

Meski demikian, dia mengingatkan bahwa siapapun pihak bisa terlibat. Karena pihaknya membuka siapa saja yang mau membangun Indonesia bersama Jokowi-Ma'ruf. ”Kami belum terima info tersebut. Kami harus lakukan konfirmasi terlebih dahulu. Tetapi intinya kekuatan Pak Jokowi-Ma'ruf adalah kekuatan dari seluruh elemen kebangsaan. Kemudian juga mereka yang kompeten, mereka yang ingin membangun Indonesia melalui kebudayaan sebagai bangsa timur, mereka yang ingin mendorong kita jadi poros maritim dunia, semua bergabung,” pungkasnya. (aen)

 

Baca Juga


Berita Terkait

Politik / PKB, PPP, dan PDIP pun Ikut Menggugat ke MK

Politik / Rekapitulasi Nasional, PDIP Kuasai Provinsi Jawa Timur

Politik / Nama Puan Maharani Mencuat Menempati Kursi ketua DPR RI

Politik / PDIP Bisa Raih Tiga Kursi DPR dari Dapil IX Jateng

Politik / PDIP Surabaya Keberatan Hitung Suara Ulang


Baca Juga !.