Liga Indonesia

Pede ke Kandang Ayam Kinantan

Redaktur: Riznal Faisal
Pede ke Kandang Ayam Kinantan - Liga Indonesia

TAMBAH KEKUATAN - Irfan Jaya (kiri) kembali bergabung dengan skuad Persebaya.FOTO:Angger Bondan/Jawa Pos

INDOPOS.CO.ID - Skuad Persebaya Surabaya tampaknya harus melawan lelah jelang away kontra PSMS Medan (1/12). Maklum, jadwal yang mepet membuat Green Force -julukan Persebaya hanya punya waktu satu hari saja untuk melakukan proses recovery di Surabaya.

Usai membekuk Bhayangkara FC 1-0 (26/11), kemarin skuad Persebaya diliburkan. Mereka baru akan melakukan recovery training pada hari ini. Kemudian, Kamis (29/11) mereka sudah langsung bertolak ke Medan. "Persiapan kami jelas minim sekali. Hanya satu kali latihan sebelum berangkat ke Medan," kata Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman.

Memang, anak asuhnya punya modal yang cukup bagus jelang duel klasik itu. Enam kemenangan dari tujuh laga terakhir, mencetak 21 gol dan hanya kebobolan enam gol serta berada di papan atas. Tapi, persiapan yang minim tetap saja mempengaruhi kondisi tim. Belum lagi PSMS dipastikan bakal tampil habis-habisan.

Kekalahan 3-1 atas Persipura Jayapura (24/11) membuat Ayam Kinantan -julukan PSMS- kini berada di dasar klasemen dengan 34 poin. Tapi, dengan sisa tiga laga, kans untuk bertahan di Liga 1 tetap terbuka lebar. Asal, bisa menyapu bersih kemenangan. Hal yang benar-benar diwaspadai Djanur. "Saya pikir mereka pasti akan berjuang untuk keluar dari zona degradasi," tegas mantan pelatih Persib Bandung itu.

Tapi, Djanur punya tekad serupa bersama Persebaya. Dengan sisa dua laga, pelatih 54 tahun itu ingin menyapu bersih kemenangan. "Kami tetap akan mengincar dua kemenangan lagi, kami masih ingin terus memperbaiki posisi. Kalau kami terus mempertahankan penampilan dan konsisten, kami yakin bisa masuk ke posisi lima besar," tegas pelatih asli Majalengka itu.

Fakta bahwa PSMS adalah mantan klubnya di putaran pertama lalu sama sekali tak membuat Djanur risau. Sebagai pelatih yang baru didepak pada pekan ke-15, Djanur jelas masih mengenal banyak pemain Ayam Kinantan. Masih punya hubungan baik. Tapi, untuk sementara Djanur akan menepikan semua kenangan itu.

"Memang betul itu (pemain PSMS) merupakan anak buah saya dulu. Tapi, saya profesional saja. Apalagi, sekarang saya sudah berbaju Persebaya. Apa boleh buat, harus raih tiga poin," tegas pelatih kelahiran 30 Oktober 1964 itu.

Upaya untuk meraih tiga poin kian besar. Sebab, Persebaya sudah bisa menurunkan winger Irfan Jaya. Sebelumnya, pemain 22 tahun itu absen dalam empat laga lantaran membela Timnas Indonesia di ajang AFF 2018.

Tapi, tak ada jaminan bagi Irfan untuk langsung tampil sebagai starter. Sebab, performa the winning team sedang moncer-moncernya. Di lini depan, Djanur sudah kadung percaya pada trio Oktafianus Fernando, David da Silva dan Osvaldo Haay. Apalagi, dalam laga kontra Bhayangkara FC, kolaborasi dua winger Osvaldo dan Oktafinus Fernando berbuah gol kemenangan. "Saya sudah mulai menemukan ritme (permainan). Dan tak akan banyak saya ubah," tegas Djanur. (gus/jpg)

 

Berita Terkait

Bola Lokal / Batal Hadapi Persib, Badai Pegunungan Mengadu ke PSSI

Bola Lokal / Penasaran Film Preman Pensiun

Bola Lokal / Ditunggu, Kolaborasi Paulo Sergio-Spaso

Bola Lokal / Atep Rizal Tepis Rumor Hijrah ke SFC

Bola Lokal / Berharap Banyak pada Yu Hyun-koo


Baca Juga !.