Megapolitan

Ciptakan 60 Model, Produk Tembus Australia

Redaktur: Syaripudin
Ciptakan 60 Model, Produk Tembus Australia - Megapolitan

KREATIVITAS-Vina menunjukkan salah satu bulu mata produksinya. Foto :rangga/megapolitan/jpg

INDOPOS.CO.ID - Berawal dari suka berdandan, membuat Okvina Nur Alvita memberanikan diri terjun ke dunia bisnis. Maret 2017, ibu rumah tangga ini membulatkan tekadnya menggeluti bisnis bulu mata. Berkat kegigihannya, produk bulu mata Vina-begitu dia akrab disapa, sam­pai menembus pasar Singapura dan Australia.

Kebiasan Vina berdandan rupanya berhasil memberinya ide bisnis bagi dirinya dan suami. ”Suamiku pernah melihat ada mbak-mbak di Jakarta pernah kerja jadi pe­rajin bulu mata dan dia banyak tanya soal bulu mata. Peluang di situ bermula,” terangnya.

Apalagi, katanya juga, dia juga suka make up. Dia melihat jika wanita hanya memakai bulu mata satu sampai tiga kali dibuang. ”Kemudian make up artis kalau pakai bulu mata berlapis-lapis. Lalu kami melihat ada peluang, kami nekat jualan,” bebernya. ­

Ia pun akhirnya mantap men­ekuni bisnis tersebut. Dari mu­lanya membuat delapan model bulu mata, kini ia bisa mem­buat 60 model bulu mata. Pada­hal mulanya Vina hanya ber­niat menjual bulu mata untuk menyambung hidup. Tetapi pelan-pelan bisnis itu justru se­makin berkembang.

 ”Awalnya cuma jual di medsos saja. Har­ganya mulai Rp 12 ribu sampai Rp 29 ribu per pieces,” tutur Vina.Ia pun terus berinovasi agar bisnisnya bisa diterima di pa­saran. Hingga wanita lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini pun terus memperbaiki kualitas produk dan kemasan.

Bahkan demi hasil terbaik, Vina meminta perajin di Jawa Tengah untuk mengerjakan produk bulu mata hasil desain­nya sendiri. ”Saya mendesain sendiri dan aku terus memperhatikan pem­buatannya dengan menerima sampel beberapa kali sampai aku oke, baru memproduksi secara banyak,” tambahnya.

Kini Vina mampu menjual puluhan ribu pieces bulu ma­ta per bulannya, dengan pelang­gan berasal dari Sabang hingga Merauke. Bahkan, dia juga kerap menerima pesanan dari pembeli mancanegara seperti Singapura dan Australia.

Kini, Vina bisa meraup omzet dalam jumlah besar, mencapai ratusan juta rupiah per bulan. Wanita asal Bogor itu berharap bisa membuka cabang penjualan bulu mata di daerah lain, seperti di Jakarta.

”Aku sedang mengembangkan ekspansi ke bisnis lipstik, ka­rena itu makanan kedua pe­rempuan. Walau sudah punya warna yang sama tapi mereka sering memiliki yang lainnya,” tandasnya. (feb/run/jpc)

TAGS

Berita Terkait

Megapolitan / Di Kawasan Ini Marak Aneka Parsel Lebaran

Megapolitan / Masyarakat Buka Peluang Bisnis Takjil

Megapolitan / Menengok Sentra Pembuatan Barongsai di Bogor

Ekonomi / Pegadaian Kolaborasi dengan Tokopedia Tawarkan Investasi Emas

Indotainment / Luna Maya Sibukkan dengan bisnis

Nasional / Peluang e-Dagang Masih Besar


Baca Juga !.