Total Sport

Keren, Atlet Sepeda Indonesia Terlindungi Otomatis

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Keren, Atlet Sepeda Indonesia Terlindungi Otomatis - Total Sport

TERLINDUNGI- Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah DKI Jakarta Achmad Hafiz (kelima kanan) menyerahkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan simbolis kepada salah satu atlet balap sepeda di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat. FOTO: DANI TRI WAHYUDI/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - BPJS Ketenagakerjaan Wilayah DKI Jakarta menggelar kerja sama dengan Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI). Kedua belah pihak sepakat untuk melindungi seluruh personel olahraga sepeda dengan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Penandatanganan berkas kerja sama berlangsung di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat Sabtu, (1/12/ 2018). Berkas kerja sama ditandatangani oleh Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah DKI Jakarta Achmad Hafiz dan Sekretaris Jenderal PB ISSI Jadi Rajagukguk. Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Seskemenpora) Gatot Sulistiantoro Dewa Broto turut hadir menyaksikan momen bersejarah tersebut.

”Kartu kepesertaan ini sebagai tanda bukti sekaligus simbol kehadiran perlindungan negara melalui program BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah DKI Jakarta Achmad Hafiz yang didampingi oleh Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Ceger Dani Santoso. Hafiz menyebut dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, para atlet tidak perlu khawatir lagi.

”Kami akan beri perlindungan penuh, baik pada saat latihan atau perlombaan, di event nasional maupun internasional, maupun dalam perjalanan berangkat beraktivitas atau pulang ke rumah,” ujar Hafiz. Dirinya berharap seluruh cabang olahraga (cabor) ikut program BPJS Ketenagakerjaan. Baik itu untuk atlet, pengurus organisasi,wasit, maupun panitia even-even cabor.

Tidak hanya cabor, klub-klub olahraga juga berhak menjadi peserta program BPJS Ketenagakerjaan. ”Semua warga negara memiliki hak yang sama sepanjang dia melakukan aktivitas ekonomi seperti para pekerja olahraga, pekerja seni, atau pekerja bidang apa saja,” cetusnya.

Hafiz berharap dengan banyaknya altet yang terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan, akan mendongkrak prestasi olahraga Indonesia. Atlet akan tampil lebih all out lagi dalam berlatih maupun berkompetisi karena merasa pasti mendapat perlindungan terhadap risiko aktivitasnya. ”Mudah-mudahan cabor balap sepeda dan cabor-cabor lainnya semakin berjaya dan atletnya semakin sejahtera,” tegas Hafiz.

Di samping Haifz, Kakacab BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Ceger Dani Santoso mengatakan, kepesertaan PB ISSI,mulai dari atlet, pelatih, wasit, dan official balap sepeda terdaftar di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Ceger. ”Untuk pengurus terdaftar dalam dua program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kategori PU (Penerima Upah) dengan iuran Rp 20 ribu perbulan. Untuk atlet, wasit, official, terdaftar dalam program BPU (Bukan Penerima Upah) bagi yang ber-KTP DKI hanya Rp 16.800 perbulan,”cetusnya.

Kendati iurannya murah, Dani menyebut manfaatnya amat ”dasyat.” Menurutnya, program JKK memberikan manfaat perlindungan tanpa ada batasan biaya dan tanpa batas waktu alias unlimited. ”Kami akan jamin pemulihan atlet yang cidera karena ativitasnya sampai sembuh tanpa mereka harus mengeluarkan biaya sepeserpun. Peserta atlet yang cidera karena aktivitas olahraga adalah kasus kecelakaan kerja. Khusus untuk penanganan peserta kecelakaan kerja di BPJS Ketenagakerjaan ada fasilitas Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) yaitu rumah sakit atau klinik yang bekerja sama dengan kami,” ujar Dani.

Di PLKK ini peserta tidak diribetkan lagi pesoalan administrasi. Peserta tinggal masuk dan dirawat sampai sembuh. Semua RS pemerintah dan hampir seluruh RS swasta menjadi PLKK. Menurutnya, di dalam program JKK sendiri ada program Return to Work (RTW) yaitu pendampingan pemulihan fisik dan psikis karena cidera akibat kecelakaan kerja. Jika peserta mengalami disabilitas akibat kecelakan kerja, disediakan pelatihan kerja gratis. Target RTW adalah peserta kembali bekerja sesuai dengan kondisi berbarunya.

”Case manager kami saat ini juga sedang mendampingi beberapa peserta atlet yang cidera pada Asian Games dari beberapa cabor lain,” cetusnya. Bahkan selama menjalani pemulihan, BPJS Ketenagakerjaan mengganti penghasilan atlet sesuai dengan upah dasar kepesertaan yang dilaporkan. Dani berharap ke depannya para atlet tidak hanya di-cover dengan program JKK dan JKM saja. ”Kami sangat terbuka jika nanti dilanjutkan dengan penambahan program Jaminan Hari Tua (JHT) bahkan program Jaminan Pensiun (JP). Sebab atlet juga perlu sejahtera dan pensiun di hari tua,” tutur Dani.

Menurut Dani demi kesejahteraan peserta, selain manfaat utama, BPJS Ketenagakerjaan juga menyediakan berbagai manfaat layanan tambahan. Antaralain manfaat KPR berbiaya ringan dan beragam produk berdiskon hasil kerja sama co-marketing dengan berbagai perusahaan peserta. Sementara itu Kabid Perwasitan PB ISSI Sandi Sampurno, mengatakan, pihaknya akan segera menerapkan perlindungan yang sifatnya otomatis kepada atlet, pelatih, wasit, dan official balap sepeda.

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan akan menjadi syarat wajib untuk mendapatkan lisensi perlomban balap sepeda. ”Ini sudah sesuai dengan peraturan Union Cycliste Internationale (UCI) yaitu badan dunianya balap sepeda. Dalam UCI dipersyaratkan ketika seseorang ikut dalam perlombaan, maka dia harus memiliki asuransi. Apalagi dia seorang atlet. Bahkan dalam event yang berhubungan dengan fun bike itupun harus memiliki asuransi,” cetus Sandi.

Sebelumnya PB ISSI bekerja sama dengan beberapa perusahaan asuransi untuk men-cover kecelakaan atlet. Tapi kini pihaknya memutuskan tidak lagi menggunakan produk asuransi, tapi beralih ke program jaminanan sosial ketenagakerjaan pemerintah yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan. ”Sejak Pak Okto (Raja Sapta Oktohari) menjadi Ketua PB ISSI terjadilah suatu perubahan. Lisensi yang awalnya hanya sebagai kartu persyaratan untuk ikut berlomba tapi kini fungsinya lebih dari itu. Jadi lisensi kita di PB ISSI akan otomatis menjadi kartu

pertanggungan kecelakaan baik itu untuk atlet, pelatih, maupun panitia pelaksana perlombaan,” ucapnya.
Menurutnya, kartu lisensi sekaligus kartu BPJS Ketenagakerjaan tersebut akan berlaku efektif per 1 Januar 2019 hingga setahun kemudian. Kenapa memilih BPJS Ketenagakerjaan? Manajer Tim Nasional Balap Sepeda Budi Saputro mengungkapkan, semua olahraga memiliki risiko termasuk balap sepeda. ”Di balap sepeda ini ada dua nomor ekstrem yaitu BMX, MTB (mountain bike) downhill, dan satu lagi sepeda di jalan raya risikonya sangat besar. Tentunya kami membutuhkan asuransi yang cukup bagus untuk men-cover segala risiko yang terjadi pada atlet kami. Kami ingin mendapatkan kemudahan proteksi untuk para atlet sepeda,” cetusnya.

Budi mengaku, pihaknya sempat mendatangkan beberapa pihak asuransi untuk rencana kerja sama. Tapi program BPJS Ketenagakerjaan atau social security justru dinilai oleh pihaknya sebagai program perlindung paling cocok untuk atlet sepeda.” Keinginan kami simple sih sebenarnya. Pak, atlet downhill saya nih balapan terus jatuh dan patah tulang. Saya tidak mau repot dengan segala macam urusan administrasi. Begitu kejadian saya harus bisa antar dia ke rumah sakit, langsung dikasi tindakan operasi, dan lain-lain. Itu seperti apa,” ungkapnya.

Ternyata menurut Budi, BPJS Ketenagakerjaan bisa menjelaskan dan memberikan jawaban sesuai yang diharapkan. Dirinya menyebut, setiap laga sepeda ekstrem hampir dipastikan ada kecelakaan. ”Contoh pada Asian Games di final MTB downhill atlet saya patah tulang, Popo Aryo. Risiko ini selalu mengintai di setiap kegiatan anak-anak, baik itu ketika latihan maupun perlombaan, karena medan yang diperlombakan memang ekstrem,” ungkapnya.

Budi mengaku. sebelumnya pihaknya menggunakan asuransi swasta yang dinilai kurang cocok. ”Selalu ada ada limit atau batas pembayarannya. Jadi kalau melampaui limit, maka sisanya kami yang talangi. Repot juga. Makanya saya cari yang simple yang bisa dicover penuh dan BPJS Ketenagakerjaan ini yang bisa menjawab semua kebutuhannya,” tandasnya.(dni)

Berita Terkait


Baca Juga !.