Minggu, 16 Desember 2018 08:04 WIB

Indotainment

Film Sultan Agung di Putar di Washington DC

Redaktur: Achmad Sukarno

DISKUSI - Martino Lio pemeran utama film Sultan Agung bersama Aldwin Yusgiantoro Presiden Permias Washington DC usai menyaksikan film.FOTO:ISTIMEWA

INDOPOS.CO.ID – Film Sultan Agung di putar di Washington DC. Film yang menyajikan cerita sejarah Kerajaan Mataram di bawah kepemimpinan Sultan Abdullah Muhammad Maulana Mataram (Raden Mas Rangsang) melawan penjajahan Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) pada abad ke 17 masehi di tonton Mahasiswa Indonesia di Washington DC (Permias DC) di The George Washington University (GWU).

Acara pemutaran film terbaru karya Hanung Bramantyo ini dihadiri oleh sekitar 100 audiens yang berasal dari kalangan akademisi dan umum. ” Kami sebagai pelajar Indonesia di sini punya semangat yang kuat untuk mempromosikan Indonesia dan menanamkan citra positif bangsa kita kepada masyarakat di Amerika. Selain itu, kami juga berupaya menanamkan rasa cinta Tanah Air kepada diaspora Indonesia melalui film sejarah ini,” jelas Presiden Permias DC, Aldwin Yusgiantoro kepada indopos, kemarin (5/12).

Aldwin Yusgiantoro menjelaskan pemutaran tersebut bertujuan mempromosikan Indonesia melalui film nasional. Dan ini sudah menjadi tugas pelajar Indonesia yang sedang mengenyam Pendidikan di negeri Paman Sam ini untuk berkontribusi kepada bangsa dengan cara-cara apapun yang positif.

“Kita mengapresiasi pemutaran film ini karena memuat konten nasionalisme. Jadi diaspora Indonesia dan warga Amerika yang menonton film ini mendapatkan pemahaman mengenai sejarah bangsa kita,” ujar Theo Nugroho, Konsuler KBRI DC, saat memberi kata sambutan sebelum pemutaran film.

Setelah penayangan film, panitia menyajikan sesi tanya dan jawab dengan salah satu aktor utama film Sultan Agung, Marthino Lio. Pada kesempatan tanya jawab ini, beberapa penonton juga memberikan apresiasi kepada Permias DC yang telah menyelenggarakan acara ini dan meminta acara seperti ini dapat dilakukan lebih rutin.

Marthino Lio juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak terkait yang telah menyelenggarakan pemutaran film ini dan membuat film karya anak bangsa ini dapat dikenal oleh masyarakat internasional. “Saya mengucapkan terimakasih kepada Permias DC atas penyelenggaraan acara ini, dan semoga kegiatan seperti ini makin sering di lakukan di Amerika Serikat dan dunia internasional lainnya.”

Dalam kesempatan ini, Permias DC bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington DC, Los Angeles Independent Film Festival (LAIFF), Organization of Asian Studies di GWU, dan Sigur Center for Asian Studies di GWU. (ash)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #the-george-washington-university-gwu #film-sultan-agung 

Berita Terkait

IKLAN