Minggu, 16 Desember 2018 08:28 WIB

Nasional

Kemenhub Kerahkan 1.293 Kapal

Redaktur: Nurhayat

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah bersiap menyambut natal dan tahun baru 2019. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menyiapkan 1.293 kapal. Kepala Sub Direktorat Sistem Informasi dan Sarana Prasarana Angkutan Laut, Ferdy Tristanto memprediksi, penggunaan jasa transportasi laut selama natal dan tahun baru akan melonjak 3,49 persen dari tahun sebelumnya.

”Natal 2018 dan tahun baru 2019 diprediksi akan terjadi peningkatan jumlah penumpang naik sebesar 3,49 persen, yang tahun sebelumnya sekitar 1.039.763 orang sekarang kita prediksi sekitar 1.077.367 orang. Kami menyiapkan 1.293 kapal tahun ini dengan kapasitas angkut 3.330.000 orang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (5/12).

Adapun rincian kapal itu, kata Fredy, di antaranya kapal Pelni 26 unit, armada Perintis 113 unit, kapal roro swasta 26 unit, kapal penumpang swasta 74 unit, kapal swasta jarak dekat 1.049 unit serta 5 unit kapal perintis cadangan apabila terjadi lonjakan. Prediksi lonjakan akan terjadi dalam tiga periode. Pertama periode angkutan pranatal 2018 yang akan terjadi H-3 atau tanggal 22 Desember 2018.

Lalu periode Natal dan Tahun Baru akan terjadi 29 Desember 2018 dan terakhir periode pasca-Tahun Baru itu akan terjadi pada 2 Januari 2019. ”Kemungkinan lonjakan terjadi pada pranatal yang tanggal 22 Desember 2018 hari Jumat, jadi kalau Jumat sudah selesai kerja Sabtu mereka langsung ada kegiatan untuk Natal,” ucap Ferdy.

Ferdi juga menyiapkan posko penyelenggaraan natal dan tahun baru di 52 pelabuhan yang akan dimulai 18 Desember 2018-8 Januari 2019. Di pelabuhan tersebut, pihaknya juga akan melakukan uji petik kelayakan kapal.

”Jadi kami perintahkan kepada 52 pelabuhan pantau untuk uji kelayakan. Kami dari pusat sudah mengirim tim untuk melakukan uji petik, dan sudah dilakukan sebanyak 25 unit kapal dan dinyatakan tidak ada kerusakan major,” katanya. 

Pihaknya juga, sambung Ferdi, memerintahkan kepada seluruh kepala UPT Pelabuhan untuk masing-masing melakukan uji kelayakan kapal. Lalu memeriksa para anak buah kapal (ABK) dalam konsisi sehat ketika bertugas.

”Pemeriksaan kelayakan kapal ini dilakukan untuk menjamin kepastian keselamatan dan keamanan para pengguna jasa transportasi laut serta tidak mentoleril adanya temuan kelalaian dan kekurangan pada saat pemeriksaan kelayakan kapal tersebut,” tutur Ferdy.

”Selain itu kami juga memastikan semua ABK yang bertugas dalam kondisi baik dan siap mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran,” imbuhnya. 

Terpisah, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi menyatakan, pihaknyapun menjamin ketersediaan pangan pokok dan strategis selama November-Desember 2018 secara kumulatif dalam kondisi aman (surplus), kecuali daging sapi/kerbau.

Agung Hendriadi menuturkan, berdasarkan perhitungan prognosa produksi dan ketersediaan, hingga akhir tahun diperkirakan akan ada surplus beras 3,83 juta ton, minyak goreng 24,50 juta ton, gula pasir 344,00 ribu ton, bawang merah 136 ribu ton, daging ayam 335 ribu ton dan telur ayam ras 806,0 ribu ton. (aen)


TOPIK BERITA TERKAIT: #hadapi-natal-dan-tahun-baru #kemenhub 

Berita Terkait

Kemenhub Pastikan KA Nataru Aman dan Nyaman

Nasional

Gencar Sosialisasikan LRT

Nusantara

Integrasi Pembayaran Mudahkan Masyarakat

Ekonomi

Tiga Proyek Distop Sementara

Nasional

Kebut Pengembangan Pelabuhan

Ekonomi

Kemenhub Minta Rampcheck Dilakukan Intensif

Nasional

IKLAN