Minggu, 16 Desember 2018 08:08 WIB

Politik

Pengurus Cirebon Minta Al Washliyah Tak Masuk Politik Praktis

Redaktur: Ali Rahman

Ketua Pengurus Daerah (PD) Al Washliyah Cirebon, Ahmad Aidin Tamim. Foto: Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Ketua Pengurus Daerah (PD) Al Washliyah Cirebon Ahmad Aidin Tamim meminta organisasinya tetap independen yang bergerak dibidang pendidikan, dakwah dan sosial. Ia tak mau organisasi yang berdiri sejak tahun 1930 itu masuk ke ranah politik praktis.

Aidin menegaskan, komitmen keorganisasian harus dipegang teguh oleh semua pengurus dan anggota Al Washliyah dari tingkat pusat sampai ke ranting. Bila ada yang mau masuk pada politik praktis, itu adalah hak pribadi masing-masing dengan tidak membawa nama organisasi atau mengatasnamakan institusi Al Washliyah.

Terkait adanya dukungan pengurus Al Washliyah Sumatra Utara (Sumut) terhadap salah satu calon presiden (capres), Al Washliyah Cirebon melihat sebagai keputusan segelintir orang dan melanggar aturan dan bertentangan dengan Anggaran Dasar organisasi.

"Saya menilainya sebagai tindakan melacurkan diri, tepatnya 'Pelacur Politik' yang tidak beradab dan tidak tahu etika berorganisasi. Hal itu jelas menyimpang dan bertentangan dengan AD/ART Al Washliyah," tegas Aidin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/12/2018).

Aidin berpandangan bahwa Pengurus Wilayah Sumut tidak cerdas dalam menyikapi perkembangan politik, dan terkesan belum paham mekanisme berorganisasi, makanya mereka tampak jalan sendiri dan tidak menghormati Pengurus Besar (PB). Menurutnya, sikap parsial seperti itu harus ditindak tegas oleh PB. Sebab, tidak boleh ada pernyataan sikap resmi organisasi yang mendahului PB.

Pengurus Daerah Al Washliyah Cirebon menurutnya sudah melayangkan protes keras PB. Dirinya menambahkan, bilapun pada situasi tertentu Al Washliyah terpaksa harus memutuskan dukungan, maka itu adalah ranahnya PB melalui rapat yang berskala nasional dan pengambilan keputusannya harus mengacu pada AD/ART melalui mekanisme organisasi yang benar.

Ia kembali mengingatkan kepada seluruh kader Al Washliyah untuk tetap solid. Sebab, Aidin nilai, ada indikasi masuknya pihak luar yang ingin memecah belah keutuhan Al Washliyah dengan iming-iming tertentu kepada oknum pengurus tertentu pada momentum tahun politik ini.

Aidin juga meminta kepada seluruh kader Al Washliyah untuk menggunakan akal sehat dalam menyikapi dinamika politik yang berkembang dan harus cerdas, santun dan waspada terkait trik dan intrik di tahun politik sekarang ini.

"Intinya, kami minta agar PB Al Washliyah segera menggelar Rapim untuk menyikapi Keputusan PW Sumut dan memberikan sanksi atas sikap mereka yang kebablasan," tukasnya. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #al-washliyah #pd-alwashliyah-cirebon 

Berita Terkait

IKLAN