Liga Indonesia

Awas, Spirit Naga Mekes

Redaktur: Riznal Faisal
Awas, Spirit Naga Mekes - Liga Indonesia

TAK BOLEH LENGAH - Marko Simic menjadi andalan lini depan Persija saat menjamu Mitra Kukar di laga penutup Liga 1 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (9/12) lusa. FOTO:Reviewbekasi.com

INDOPOS.CO.ID – Penyerang Persija Jakarta Marko Simic mewanti-wanti rekannya tidak memandang sebelah mata Mitra Kukar yang jadi lawan mereka di laga pemungkas Liga 1 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (9/12) lusa. Sebab, klub berjuluk Naga Mekes butuh poin untuk keluar dari zona degradasi.

“Kita semua tahu melawan tim dengan motivasi tinggi seperti Mitra Kukar tidak mudah. Kami harus tetap menaruh rasa hormat yang tinggi kepada mereka. Sebagai tim, kami akan mencoba kasih yang terbaik,” katanya seperti dilansir laman klub.

Mantan rekan setim Dejan Lovren di tim nasional junior Kroasia tersebut tetap jadi andalan Macan Kemayoran di lini depan. Sejauh ini, Simic sudah mengoleksi 16 gol di Liga 1 musim 2018. Gol terbarunya ia cetak saat menghadapi Bali United pekan lalu.

“Bermain di GBK tentu membuat kami bersemangat. Saat ini kami coba memaksimalkan istirahat dan berlatih dengan baik sebagai persiapan untuk tampil di hadapan lebih dari 70 ribu orang nanti,” ujar Simic.

Pelatih Persija Stefano Cugurra Teco juga mengingatkan skuadnya bisa lebih fokus saat bertanding melawan Mitra Kukar. Dia enggan menganggap remeh lawan karena ini bisa jadi bumerang. “Kami tahu Mitra butuh poin, mereka tentu tidak boleh kalah. Ini yang selalu bahaya ketika menghadapi tim seperti ini,” kata pelatih asal Brasil tersebut.

Mitra Kukar kini berada di peringkat 14 klasemen dengan poin 39. Posisi ini masih rawan degradasi, mengingat beberapa klub di bawahnya juga memiliki poin yang sama. Kemenangan bisa membawa klub asal Kalimantan itu lolos dari zona merah.

Sebaliknya, Persija butuh kemenangan untuk meraih juara Liga 1 2018. Dengan raihan 59 poin, selisih satu poin dengan PSM yang berada di urutan dua klasemen, skuad Macan Kemayoran pun rawan disalip.

Mantan pelatih fisik Persebaya Surabaya ini mengaku anak asuhnya tidak mengalami tekanan yang besar jelang laga ini. Sebaliknya Ismed Sofyan dkk merasa enjoy mengingat laga sendiri akan berlangsung di SUGBK yang dipastikan akan mendapatkan dukungan penuh dari Jakmania – fans setia Persija.

“Tida ada tekanan. Saat main dekat dengan suporter, kami main bagus termasuk di AFC dan hasilnya bagus ketika kerja keras. Apalagi, main di GBK membuat kami bersemangat,” kata Teco.

Sementara itu, Pelatih Mitra Kukar Rahmad Darmawan menyebutkan, laga melawan Persija itu hidup mati. Timnya tidak boleh kalah jika benar-benar ingin bertahan di Liga 1 musim depan. Pelatih yang disapa RD itu menegaskan anak asuhnya sedang dalam kondisi baik dan bersemangat untuk bisa menang dan bertahan di kasta tertinggi Liga 1.

’’Kami masih punya peluang bertahan di Liga 1. Saya meminta anak-anak maksimal di laga terakhir, pantang menyerah,’’ harapnya.

RD juga tidak ambil pusing terkait masalah tanpa official training (OT) di SUGBK. sehari sebelumnya masih ada acara keagamaan besar di stadion tersebut. ’’Itu tidak berpengaruh kinerja tim, ya apa boleh buat situasi yang memaksa untuk tidak bisa melakukan OT,’’ terangnya.

Yang jelas, bukan hanya timnya saja yang tidak bisa OT di stadion, tuan rumah Persija juga merasakan hal yang sama. Bedanya memang Macan Kemayoran sudah sering memakai SUGBK bertanding. Lebih mengerti bagaimana situasi rumput dan kondisinya. ’’Saya pribadi ingin fokus ke pertandingan saja,’’ paparnya. (*/rid/jpg)

 

Baca Juga


Berita Terkait

Bola Lokal / Manfaatkan Kelemahan Tamu

Bola Lokal / Persija Jakarta Diperkuat 29 Pemain di Liga 1

Bola Dunia / Pelatih Persija Tak Sukai Hasil Pertandingan Lawan Binh Doung

Bola Dunia / Kurang Ngotot, Persija Harus Puas Berbagi Poin dengan Bacamex 


Baca Juga !.