Wujudkan Mimpi Alonso, Gunakan Chevrolet

INDOPOS.CO.ID – Upaya McLaren mewujudkan mimpi Fernando Alonso memenangi tiga balapan klasik “Triple Crown” (GP Monako, Le Mans 24 jam, dan Indy 500) makin all out. Kemarin mereka mengumumkan secara resmi bahwa Alonso akan berganti mesin menggunakan Chevrolet untuk ajang Indy 500 tahun ini, 26 Mei mendatang.

Indy 500 adalah satu-satunya balapan klasik yang belum dimenangi Alonso. Pada 2017 dia turun untuk kali pertama di ajang itu menggunakan mesin Honda di bawah bendera tim McLren-Honda-Andretti.

Saat itu, baru melahap 27 dari total 200 lap mesin Honda di mobilnya sudah mengalami kerusakan. “Memiliki mesin Chevrolet sama dengan memberi kami kemungkinan untuk mendapat posisi terbaik di barisan depan,” ucap Alonso dilansir Motorsport.

McLaren berharap besar kepada Chevrolet. Apalagi mesin pabrikan asal Detroit, Amerika Serikat (AS) itu tahun ini sukses membawa pembalap Team Penske, Will Power menjadi juara. Lebih dari itu, sejak comeback ke ajang Indycar pada 2012 performa Chevrolet memang mentereng.

Mereka sukses enam kali meraih gelar Manufacturing championship dan lima kali juara pembalap. “Sebagai mesin juara bertahan Chevrolet langsung menempatkan kami di posisi kuat untuk menjalani balapan luar biasa ini,” ucap Presiden McLaren IndyCar, Bob Fernley.

Bukan kali ini saja McLaren bekerja sama dengan Chevrolet. Mereka juga pernah melakukannya pada era 60 dan 70 an. Pada 1966 Chevrolet dan McLaren turun di ajang Can-Am Series.

Saat itu mereka sukses besar dengan memenangi balapan mencapai 70 persen dalam tujuh musim berturut-turut. “Kembali bersatunya dua brand besar di event spesial ini sangat sayang untuk dilewatkan,” ucap Zak Brown, Chief Executive McLaren Racing. (irr/jpg)

Komentar telah ditutup.