Megapolitan

Kota Bogor Dihajar Puting Beliung

Redaktur: Syaripudin
Kota Bogor Dihajar Puting Beliung - Megapolitan

RINGSEK-Anggota TNI dan warga berusaha mengevakuasi pengemudi Toyota Avanza F 1618 EY yang tertimpa pohon tumbang, Kamis (6/12).Foto:fadli/ radar bogor/jpg

INDOPOS.CO.ID - Angin puting beliung kembali menerjang Kota Bogor. Kali ini, menimpa empat kelurahan yakni Cipaku, Batutulis, Pamoyanan dan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis (6/12). Informasi yang dihimpun koran ini, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.15. WIB.

Akibat peristiwa itu, lima pohon beringin tumbang dan menghantam empat kendaraan. Seorang warga yang berada di dalam mobil Avanza tewas setelah kendaraan naas yang dikendaraianya ditimpa pohon berusia puluhan tahun tersebut. Korban bernama Enny Renny Reno, 45.
Selain itu, pohon beringin juga menghantam satu angkot.

Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Riyanto mengatakan puting beliung menporak-porandakan wilayah Lawang Gintung dan sebagian Kecamatan Bogor Selatan. ”Sekira jam 15.00 WIB , bencana alam berupa puting beliung terjadi,” ujar Riyanto.

Dia juga mengatakan, puting beliung terjadi di tengah hujan deras yang berdampak sejumlah pohon besar berusia puluhan dan ratusan tahun tumbang. ”Puting beliung terjadi di Kelurahan Cipaku, Batutulis, Pamoyanan dan Lawanggintung,” ujarnya juga.

Riyanto mengungkapkan ada empat mobil yang tengah parkir tertimpa pohon saat peristiwa bencana alam itu terjadi. Dari empat kendaraan tersebut, dua mobil pribadi. Yakni, Daihatsu Alya warna hitam dengan nomor polisi F 1577 RJ dan Toyota Avanza F 1618 EY.

”Dan korban yang meninggal ada di mobil Avanza” ucapnya juga. Sedangkan dua mobil lainnya yang tertimpa pohon tumbang adalah angkutan kota (angkot). ”Satu angkot 14 dengan nomor polisi F 1909 AZ dan angkot 02 dengan nomor polisi F 1932 AF. Tidak ada korban jiwa,” paparnya juga.

Sedangkan Kepala Bidang Pertamanan pada Dinas Permukiman dan Perumahan Rakyat (DPPR) Kota Bogor Agus Gunawan mengatakan guna menyingkirkan pohon tumbang akibat puting beliung pihaknya menerjunkan dua tim terjun ke lapangan.

”Pertama Tim Pertamanan dan kedua Tim Rescue Reaksi Cepat milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor dengan belasan personel sudah diturunkan ke lapangan,” ujarnya juga.

Bencana angin puting beliung itu juga membuat warga panik seperti terlihat di sejumlah video yang viral di media sosial. Video yang beredar via WhatsApp berjudul Puting Beliung itu terdengar suara warga yang merekam dan menyaksikan angin mengamuk tersebut.

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar,” katanya bertakbir. “Allahu Akbar, Bogor, yeuh,” ujar suara lain dalam video. “Astaghfirullah hal adzhiem, Allah, Ya Allah, uh, Allahu Akbar,” ujar seorang wanita saat melihat suatu benda terbang akibat hantaman angin puyuh tersebut.

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Bogor, Hadi Saputra menyatakan, kecepatan angin yang melanda wilayah Batu Tulis, Lawang Gintung dan sekitarnya di Kecamatan Bogor Selatan sekitar 30 knot (50 kilometer per jam) dalam satu embusan.

"Sapuan angin biasanya mencapai 100 meter hingga 1 kilometer mengikuti arah angin," katanya. (adi/pj/jpc)

 

 

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Hari Pertama Sekolah di Kota Bogor, Langsung Tawuran

Daerah / KAL Kembang Bantu Pencarian Korban Tenggelam

Daerah / Sekretariat DPRD Sultra Disegel Massa

Banten Raya / Dilapori Warga, Wahidin Minta Pasien Kanker Ovarium Ditangani

Megapolitan / Ribuan Korban Kebakaran Kampung Bali Matraman Mengungsi

Megapolitan / Permukiman Kampung Bali Matraman Terbakar


Baca Juga !.