Indobisnis

Terjangkau, Butuh Dukungan Perbankan

Redaktur: Syaripudin
Terjangkau, Butuh Dukungan Perbankan - Indobisnis

BANGGA - Dirut Bank BTN Maryono (kanan) menerima penghargaan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata sebagai BUMN menerapkan sistem pengendalian gratifikasi terbaik tahun 2018 di Jakarta, Rabu (5/12). Foto : BTN For TONO/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - PT Bank Tabungan Negara (BBTN) siap menjadi integrator penggerak sektor riil melalui pembiayaan perumahan dan mengambil peran penyediaan rumah terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Direktur Utama BTN, Maryono mengatakan sejak tahun 1976 telah menyalurkan pembiayaan ke sektor perumahan. Di mana, telah terbangun sekitar 4,2 juta rumah dengan dukungan pembiayaan Bank BTN. ”Kami telah menjadi market leader untuk bisnis pembiayaan perumahan (KPR). Bahkan untuk KPR Bersubsidi kita mencapai 94 persen,” tutur Maryono di sela-sela Global Business Summit gelaran Asosiasi Real Estate Sedunia (FIABCI) di Nusa Dua, Bali, Kamis (6/12).

Tahun ini bilang Maryono Bank BTN memiliki target pembiayaan perumahan mencapai 750 ribu rumah. Manajemen optimistis bakal tercapai. Dengan begitu, tahun depan akan ditingkatkan menjadi 850 ribu. ”Kebutuhan akan perumahan terus meningkat seiring pertumbuhan kelas menengah. Untuk itu, peran para pengembang terus dibutuhkan," terangnya.

Saat ini sebut Maryono, memiliki program satu juta rumah guna memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat. BTN sebagai salah satu pendukung keseluruhan ekosistem industri perumahan membantu dari sisi pembiayaan, para pengembang membantu dari sisi penyediaan pasokan. Dan, pemerintah pusat membantu dari sisi kebijakan dan pengalokasian subsidi bagi MBR. ”Penyediaan perumahan tidak hanya urusan bank sebagai penyedia pembiayaan atau pengembang sebagai supplier. Tapi juga butuh peran pemerintah  pusat dan daerah untuk menyediakan iklim usaha yang kondusif dengan perijinan yang ramah,” urainya.

Selain terus meningkatkan penyaluran KPR, Bank BTN terus mengembangkan potensi pasar yang ada dengan bergerak ke area digital. Bahkan untuk melayani segmen milenial, perseroan juga telah meluncurkan KPR milenial. ”Keterjangkauan BTN melalui outlet laku pandai, digital banking serta kerjasama dengan stakeholder  tentunya akan memperkuat sumber pembiayaan,” ujarnya.

Berdasar data penyaluran KPR dilakukan BTN untuk MBR dalam program satu juta rumah mulai tahun 2015 terus mengalami peningkatan. Kalau ditotal sejak 2015 hingga akhir September 2018, BTN telah menyalurkan KPR sebanyak 2.311.421 unit senilai Rp 242,918 triliun. Jumlah itu terdiri dari KPR subsidi 1.571.740 unit senilai Rp 106,523 triliun dan KPR nonsubsidi mencapai 739.681 unit senilai Rp 136,395 triliun.

Sementara itu, Senior Housing Specialis World Bank Dao Harison menambahkan di era digital inovasi teknologi yang membantu menciptakan pasar baru (disruptive innovation) dalam membantu pemerintah Indonesia untuk pengembangan rumah terjangkau. ”Saya melihat dari sisi pengembangan pembiayaan, tujuan ini agar masyarakat mendapatkan rumah layak terjangkau artinya sesuai standar dan Indonesia berada di cincin api, maka diperlukan keamanan,” ujarnya. (dew/ask/jpc)

TAGS

Berita Terkait

Ekonomi / BTN Siapkan Kado Akhir Tahun 

Ekonomi / Performa BTN Menjanjikan

Indobisnis / BTN Gelontorkan Kredit PNS Lebak

Indobisnis / BTN Caplok Manajemen Investasi

Indobisnis / Saham BBTN masih jadi Skala Prioritas Investor


Baca Juga !.