Layangkan Protes Terkait Wasit

INDOPOS.CO.ID – Pertandingan PS Tira melawan PSIM Jogja di babak 64 besar Piala Indonesia berakhir ricuh. Ribuan pendukung PSIM Jogja meluapkan kekecewaannya atas kepemimpinan wasit yang berat sebelah.

Ketua Umum PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru menyayangkan kericuhan yang terjadi. Seharusnya para pendukung bersikap dewasa dan bisa menerima apapun yang terjadi di dalam lapangan. “Manajemen minta maaf kepada pihak PS Tira hingga terjadi keributan,” jelas Agung kepada Radar Jogja kemarin (12/12).

Atas kejadian tersebut, manajemen pun telah melayangkan protes kepada PSSI guna meringkan sanksi yang besar kemungkinan akan diterima oleh PSIM Jogja. Protes tersebut terkait dengan kepemimpinan wasit, Maulana Nugraha yang dinilai berat sebelah.

Pada pertandingan tersebut, wasit asal Semarang tersebut mengeluarkan sejumlah keputusan kontroversi. Di antaranya disahkannya gol kedua Pandi Lestaluhu yang dinilai berbau offside. Termasuk tidak memberikan penalti bagi PSIM setelah M Rifky dijatuhkan di dalam kotak penalti. “Selain itu kami juga melihat panpel tidak sigap dalam menghadapi laga dengan pertandingan jumlah penonton yang lebih besar,” kata Agung.

Sebagai ketua umum klub, dirinya akan melakukan pembinaan terhadap suporter. Penguatan edukasi dan kerjasama dengan suporter akan dilakukan secara intens. Dikatakan PSIM telah menjalani semusim kompetisi dengan kondusif. (bhn/jpg)

Komentar telah ditutup.